Serikat Buruh Menentang Liberalisasi Layanan Asuransi TKI

Puluhan Serikat buruh menyatakan penolakan terhadap praktek liberalisasi layanan asuransi bagi Tenaga Kerja Indonesia (TKI), sebagaimana yang terkandung dalam semangat Permenakertrans Nomor 23/2008.

Puluhan serikat buruh itu antara lain, FNPBI, KSBSI, Gaspermindo, F-ISBI, SBMI, SBMG, FSTSK, SB API, Rekan Bumi, Sarbumusi, dan SPN.

Menurut serikat buruh, dalam Permenakertrans nomor 23/2008 yang banyak kelemahannya, posisi TKI sangat lemah dalam pengajuan klaim dan jumlah premi yang dibayarkan terkadang tidak sesuai dengan ketentuan, yaitu Rp400 ribu/pekerja.

Sebaliknya, Permenakertrans itu memberikan kewajiban sangat ringan kepada konsorsium dan perusahaan asuransi.

“Selama ini ada 9 konsorsium yang membawahi 45 perusahaan asuransi, yang mengurus asuransi para TKI,” ujar Desi Arisanti, sekjend Federasi Nasional perjuangan buruh Indonesia (FNPBI) saat konferensi pers di Rumah Makan Dapur Sunda, di Jakarta (5/11).

Akibatnya, terjadi perang diskon yang gila-gilaan antar perusahaan asuransi untuk memperebutkan klien dan meraup untung.

Serikat buruh juga menganggap peran pemerintah dalam permenakertrans tersebut sangat kabur.

Permenakertrans Nomor O7/2010

Serikat buruh mengapresiasi dikeluarkannya Permenakertrans nomor 07/2010 tentang asuransi bagi TKI.

Alasannya, menurut serikat buruh, Permenakertrans yang baru lebih memudahkan TKI dalam pengurusan klaim, tidak perlu surat keterangan dari perwakilan RI maupun pihak pemberi kerja.

Disamping itu, dalam pernyataan sikap disebutkan keuntungan lain, seperti kenaikan nilai pertanggungan meskipun biaya premi tetap, seleksi ketat bagi perusahaan asuransi dan konsorsium, dan tanggung jawab pemerintah lebih jelas.

Sebagai misal, klaim untuk kematian, ada kenaikan dari Rp40 juta menjadi Rp50 juta.

Namun, serikat buruh memperingatkan bahwa sebaik apapun peraturan, jikalau tidak ada transparansi dan pengawasan, maka pelaksanaannya bisa terjadi penyimpangan-penyimpangan.

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut