Sayap Kanan Menuding Obama Sebagai Seorang Pengikut Marxisme

Washington: Sayap kanan  Amerika dari seluruh pelosok negeri berkumpul di pusat kota Washington pada hari Sabtu (28/8) untuk mencela kebijakan “Marxis” Obama.

Menjawab seruan komentator TV demagog Glenn Beck dan politisi partai republik Sarah Palin untuk mengembalikan kehormatan negeri itu, sebuah kumpulan massa yang besar dan didominasi oleh aktivis tua dan putih hadir dalam Lincoln Memorial.

Aktivis kanan mengatakan bahwa mereka sangat menghormati militer AS, dan memprotes penyusunan anggaran untuk stimulus, reformasi asuransi kesehatan, dan segala manifestasi lain yang dituding oleh para peserta aksi sebagai “sosialisme”.

Massa terlihat mengibar-ngibarkan bendera Amerika, dan lebih dari 100 ribu orang berkumpul mendengarkan pidato Mr Beck dan Sarah Palin, dua pemimpin aliansi partai the konservatif.

Mr. Beck, yang telah membandingkan pemerintahan Obama dengan “Planet of the Apes”, meminta kepada pendengarnya untuk berlutut dan berdoa untuk penebusan serta membangun kembali “kehormatan suci” Negara itu.

Sementara ia menghindari untuk mengajukan semacam proposal yang positif, Mr. Beck mengatakan bahwa rakyat mesti ke “perkemahan allah” untuk membuat pembaharuan nasional.

Terakhir, dia juga menghembuskan dugaan kepatuhan Obama terhadap teologi pembebasan, yang digambarkan sebagai “marxisme bertopengkan agama”.

“itu bertentangan secara langsung dengan apa yang al-kitab bicarakan” ujar Mr.Beck memperkaya pendapatnya.

Rally itu bertepatan dengan peringatan 47 tahun pidato Martin Luther King’s “Aku punya mimpi,” sebuah fakta yang menggambarkan kritisisme dari aktivis hak-hak masyarakat sipil yang mana Mr Beck berusaha mengadili pandangan anti-rasis Mr. King untuk kepentingan Tea Party movement.

Ribuan kaum progressif AS juga menggelar aksi secara terpisah di Washington, tidak jauh dari lokasi pembangunan monumen Mr. Martin Luther King Jr di Ibukota.

Rabbi Steven Jacobs berkata: “Aku berjalan dengan Martin Luther King menentang Perang di Vietnam – mimpi Mr Martin menolak retorika kebencian Glenn Beck dan orang lain yang berusaha untuk memecah belah rakyat dan memerintah.”

Ben Jealous, ketua organisasi hak-hak sipil NAACP, mengingatkan kembali pelantikan Obama pada bulan Januari yang  dikemas di sebuah tempat di Washington dan dihadiri oleh jutaan orang.

“Ini adalah hari ketika seluruh rakyat merasa bersatu. Ini adalah hari ketika kami harus berfikir bahwa Negara ini harus diisi dengan jiwa yang besar dan fikiran yang besar,” katanya.

Ia menambahkan bahwa NAACP sedang bekerja bersama 200-an kelompok lainnya untuk mengatur pelaksanaan suatu rapat umum menuntut “pekerjaan” pada 2 oktober untuk “membawa kembali rakyat Amerika dan menempatkan rakyat Amerika untuk bekerja”.

Hari itu kami akan mencerminkan warisan nyata dari Dr King dan tekadnya untuk menghapuskan kemiskinan, rasisme dan kebencian dalam segala bentuknya, “katanya.

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut