Sambut Presiden Jokowi, Mahasiswa di Kendari Akan Turun ke Jalan

bbm.jpg

Menyambut kedatangan Presiden Joko Widodo atau Jokowi dalam acara temu alumni Universitas Gajah Mada di Kendari Sulawesi Tenggara, sejumlah elemen mahasiswa dan kaum miskin kota yang tergabung dalam Gerakan Nasional Pasal 33 (GNP 33) UUD 1945 Sulawesi Tenggara (Sultra) akan menggelar aksi turun ke jalan, Kamis (06/11/2014).

Dalam aksinya GNP 33 UUD 1945 Sultra akan menuntut pemerintahan Jokowi-JK untuk tidak menaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) dan konsisten dalam melaksanakan pasal 33 UUD 1945.

Dalam release yang diterima berdikarionline.com, Rabu (05/11/2014), GNP 33 UUD 1945  Sultra menilai, bahwa rencana kenaikan harga BBM sebesar Rp 3.000 per liter, dianggap sebagai kado yang buruk bagi masyarakat  diawal kebijakan pemerintahan Jokowi-JK.

Kenaikan harga BBM juga dinilai sangat membebani rakyat, apalagi jika kenaikan harga BBM disesuaikan dengan harga pasar,  maka sudah pasti  sangat bertentangan dengan konstitusi UUD 1945 Pasal 33.

Ketua Liga Mahasiswa Nasional Untuk Demokrasi (LMND) Kendari, Kadri mengatakan, bahwa jokowi dalam beberapa kesempatan selalu menegaskan secara berulang-ulang bahwa ia akan tunduk pada konstitusi dan kehendak rakyat Indonesia.

“Nyatanya, janji itu hanya menjadi slogan yang  jauh dari tujuan utama Trisakti,” kata Kadri yang juga Humas GNP 33 UUD 1945  Sultra.

Koordinator Aksi GNP 33 UUD 1945, Saddang Nur mengatakan, aksi massa ini akan mengambil titik kumpul di Kampus Universitas Muhamadiyah Kendari (UMK).

Massa akan berkumpul mulai pukul 08.00 Wita dan akan diikuti oleh mahasiswa dari HMPS Ilmu pemerintahan, BEM Fakultas Hukum, BEM Teknik , BEM Fakultas Ekonomi, DPM UMK, SOMASI, LMND dan SRMI.

Rudi Astika

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut