Ratusan Ribu Rakyat Italia Serukan “No Monti Day”

No-Monti-Day

Nasib Italia makin mirip dengan Yunani, Spanyol, dan Portugal. Negara penghasil “spaghetti” ini makin terjerembab dalam krisis. Dan krisis itu makin diakselerasi oleh rezim sayap kanan Italia, Mario Monti, yang memaksakan kebijakan penghematan.

Rakyat Italia memberikan perlawanan sehebat-hebatnya. Seperti pada hari Sabtu (27/10/2012) lalu, sekitar 150.000 rakyat Italia turun ke jalan-jalan. Mereka memprotes kebijakan penghematan yang dipaksakan rezim Monti.

Organiser aksi menyebut hari Sabtu itu sebagai “No Monti Day”. Berbagai sektor sosial, seperti serikat buruh, partai-partai sayap kiri, serikat guru, anggota partai Komunis Italia, dan sejumlah politisi, bergabung dalam aksi protes ini.

Demonstran mengenakan topeng raksasa Monti dan gambar iblis. Selain itu, mereka juga membawa boneka bekas Perdana Menteri Italia Silvio Berlusconi, Kanselir Jerman Angela Merkel dan Presiden AS Barack Obama.

Sebagian besar aksi protes berlangsung damai, kecuali di kota Riva del Garda dimana Polisi membubarkan aksi dengan gas air mata dan pentungan.

Di kota Roma, Ibukota Italia, ratusan ribu massa-rakyat berbaris di jalanan. Disamping itu, 20.000 perawat juga berbaris terpisah. Mereka menyoroti pemotongan anggaran pelayanan kesehatan nasional.

Beberapa spanduk terlihat bertuliskan “Bersama Rakyat Eropa Yang Memberontak—Mari Kita Menendang Keluar Pemerintahan Monti.” Spanduk-spanduk lain berisikan penolakan terhadap kebijakan pemotongan pemerintahan sayap kanan Italia.

“Kami di sini melawan Monti dan politiknya, politik yang sama dengan seluruh eropa, yang membuat Yunani bertekuk lutut dan menghancurkan separuh eropa, sekolah publik, layanan kesehatan,” kata  Giorgio Cremaschi, seorang pemimpin serikat buruh.

Mario Monti, yang bekas penasehat Goldman Sachs dan komisioner Uni-Eropa, berkuasa di Italia sejak November 2011 lalu. Ia menggantinkan Silvio Berlusconi, yang didakwa telah membawa Italia dalam krisis.

Anehnya, Mario Monti berkuasa tanpa melalui pemilu atau proses demokratis lainnya, melainkan ditunjuk langsung oleh Troika, yakni Bank Sentral Eropa, Uni Eropa, dan Badan Moneter Internasional (IMF).

Begitu berkuasa, Monti langsung menjalankan semua proposal Troika, seperti kenaikan pajak, pemotongan anggaran sosial, dan mengutak-atik sistem pensiun. Akibatnya, ekonomi Italia makin memburuk.

Ekonomi Italia terus menyusut dan utang publik sekarang mencapai 126 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB). Sedangkan pengangguran di Italia sudah meningkat menjadi 10,7%, yang dianggap angka tertinggi sejak tahun 2004.

Italia negara yang sangat kaya. Sayang, sebagian besar kekayaan itu menumpuk di tangan segelintir orang. Yang aneh, sebagian besar elit kaya ini juga hidup dengan menunggak dan menggelapkan pajak.

Berlusconi, salah satu taipan besar Italia, dihukum pada hari Jumat (26/10) karena dianggap sengaja menunggak pajak. Ia dikenai hukuman empat tahun penjara.

Raymond Samuel

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut