Ratusan Ribu Buruh Spanyol Protes Reformasi Ketenagakerjaan

Ratusan ribu buruh menggelar aksi protes di 57 kota di Spanyol pada hari Minggu (19/2/2012). Mereka memprotes rencana pemerintahan sayap kanan mereformasi hukum ketenagakerjaan.

Di mata kaum buruh, reformasi tenaga kerja itu akan membuat upah mereka lebih murah dan sangat gampang di-PHK.

Rally terbesar berlangsung di Madrid, Ibukota Spanyol. Aksi protes ini diorganisir oleh dua serikat buruh besar, yaitu  CC.OO (Confederación Sindical de las Comisiones Obreras) dan UGT (Unión General de Trabajadores).

Pihak serikat buruh mengungkapkan, sedikitnya 500.000 orang berpartisipasi dalam rally di kota Madrid, sementara 400.000 orang juga menggelar aksi serupa di kota Barcelona.

Serikat buruh menuding pemerintahan sayap kanan Popular Party (PP), Mariano Rajoy, telah memangkas kesejahteraan pekerja, meningkatkan pengangguran, dan memperlebar ketimpangan ekomomi.

“Ini telah membongkar hak-hak dasar para pekerja,” kata ketua konfederasi CC.OO, Ignacio Fernández Toxo.

Sementara pihak pemerintah beralasan, reformasi tenaga kerja akan mengurangi pengangguran. Alasannya, dengan pasar tenaga kerja yang fleksibel, para pekerja dapat dirotasi dengan cepat.

Protes kali ini merupakan yang kedua kalinya sejak pemerintah mengesahkan reformasi ketenagakerjaan pada 11 Februari lalu. Pada saat itu, aksi protes diwarnai bentrokan saat pekerja bergerak menuju kantor parlemen.

Tingkat pengangguran meningkat tiga kali lipat di Spanyol sejak tahun 2007. Separuh dari mereka adalah orang yang berada di bawah umur 25 tahun. Menurut catatan statistik Eropa, Eurostat, Spanyol adalah negara yang sepertiga warganya menganggur dan termasuk tertinggi di kawasan Eropa. Tingkat pengangguran di Spanyol mencapai 23%.

RAYMOND SAMUEL

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut