Ratusan Petani Demo DPRD Kabupaten Sarolangun

Sedikitnya 500 petani dusun Mekar Jaya di Desa Butung, Kabupaten Sarolangun, Provinsi Jambi, menggelar aksi di kantor DPRD setempat, Rabu (16/11). Mereka menuntut PT. Agronusa Alam Sejahtera segera menghentikan penggusuran lahan dan “enclaving” terhadap lahan yang diklaim petani.

Para petani bergerak sejak pagi hari dari dusun masing-masing. Mereka menempuh perjalanan ratusan kilometer untuk sampai kota. Aksi ini dipimpin langsung oleh Serikat Tani Nasional (STN) dan Partai Rakyat Demokratik (PRD).

Dalam pertemuan dengan pihak DPRD, para petani dijanjikan dua point: (1) DPRD akan berkoordinasi dengan semua pihak untuk menuntaskan persoalan yang terjadi, (2) Akan diiadakan pertemuan yang waktunya akan ditentukan dan diberitahukan kepada semua pihak yang terkait.

Karena tidak puas dengan jawaban DPRD, para petani pun bergerak menuju kantor Bupati dan merencanakan aksi pendudukan. Di kantor Bupati, setelah sempat berorasi beberapa menit, perwakilan petani diajak berdialog dengan Asisten I Bupati, Kadis Perkebunan, Kepala Satpol PP, dan Kasat Intel Polres Sarolangun.

Pertemuan itu menghasilkan empat putusan, yaitu: (1) penghentian penggusuran di atas lahan yang diklaim petani hingga Selasa (22/11). Setelah itu, akan diadakan pertemuan lagi untuk membahas penghentian penggusuran secara permanen. (2) pihak pemerintah kabupaten menyetujui hak enclave terhadap lahan yang diklaim petani. (3) pembentukan tim penyelesaian persoalan desa Mekar Jaya. (4) pengakuan status Mekar Jaya sebagai satu desa.

Menurut Ahmad Muslimin, aktivis PRD yang mendampingi petani, keputusan pemerintah kabupaten ini cukup memuaskan warga. Tetapi mereka mengaku tidak akan lengah terhadap kemenangan kecil ini. Mereka juga akan memastikan tetap berkonsolidasi dan melakukan perlawanan hingga kasus ini tuntas.

Untuk diketahui, Minggu lalu, tepatnya 8 November 2011, ratusan petani Mekar Jaya berhasil menggagalkan tindakan penggusuran oleh PT. Agronusa Alam Sejahtera. Warga berhasil mengusir paksa semua alat berat milik perusahaan. Menariknya, aksi pengusiran itu dimotori oleh kaum ibu dan anak-anak.

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut