Ratusan Petani Deklarasi Pembentukan STN Di Tojo Una-Una

Ratusan petani dari tiga desa di Tojo Una-Una, yakni desa Betahua, Podi dan Marowo, mendeklarasikan berdirinya kepengurusan Serikat Tani Nasional (STN) di Kabupaten Tojo Una-Una. Deklarasi kepengurusan STN Kabupaten Tojo Una-Una digelar di depan kantor DPRD setempat, Kamis (28/11).

Mohamad Irsan, koordinator aksi ini, menyatakan pembentukan STN merupakan mengkonsolidasikan gerakan kaum tani di Tojo Una-Una dalam kerangka melawan kapitalisme dan imperialisme.

“Pemerintah Tojo Una-una sangat jelas memihak kapitalis dan perusahaan asing. Ini malah merugikan kaum tani, seperti maraknya perampasan lahan pertanian, perusakan hutan, dan lain-lain,” kata Irsan.

Menurut Irsan, dalam deklarasi Komite Pimpinan Kota Serikat Tani Nasional (KPK-STN) Tojo Una-Una ini ada 9 poin tuntutan yang diusung, antara lain, laksanakan pasal 33 UUD 1945, usir kapitalis pertambangan dari Bumi Tojo Una-una, laksanakan reforma agraria sejati, dan cabut izin PT. Artaindo jaya Abadi dan PT. Ina Touna Mining.

Selain itu, para KPK STN Tojo Una-una juga mendesak pengembalian tapal batas desa Betaua keposisi sedia kala, pengusutan percetakan sawah fiktif di pedesaan, usut tuntas mafia proyek irigasi di Desa Betaua, tangkap dan adili direktur PT. Artaindo Jaya Abadi karena merambah hutan secara ilegal, dan pengusutan tuntas kasus pembangunan rumah milik masyarakat trasmigrasi yang tidak sesuai bestek R.A.B di Betaua.

Sembilan poin tuntutan itu dibacakan oleh korlap aksi, Mohamad Irsan, di hadapan anggota dan pimpinan DPRD Kabupaten Tojo Una-Una. Sesuai pembacaan tuntutan, massa STN juga menggelar mimbas bebas untuk menolak kehadiran perusahaan tambang di daerah tersebut.

Deklarasi KPK-STN Tojo Una-Una juga dihadiri oleh pengurus Partai Rakyat Demokratik (PRD) Sulawesi Tengah dan pengurus Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) kota Poso.

Syamsul Bachri

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut
  • imn

    Bapak / Ibu,

    Apakah Kecamatan Ulubongka sudah tidak bermasalah
    dengan listrik? Saya dengar masih 12 Jam/Hari dan sering padam, serta
    banyak daftar tunggu pelanggan yg tidak bisa dipenuhi PLN?

    Nahh kok rencana pembangunan PLTM Bongkasoa yang di Desa Wotusongu kecamatan Ulubongka tidak jalan2 juga?? Ini kenapa yahh…???
    Tolong dehhh dicari tau kenapa?? Khan untuk kepentingan dan kesejahteraan masyarakat Tojo UnaUna juga hehehe….

    Thanks,