Ratusan Massa Tolak Pelantikan Walikota Blitar

BLITAR: Sedikitnya 200 orang dari Gerakan Rakyat Menggugat (GERAM) mendatangi Mapolres Blitar, Selasa (3/8), untuk menyatakan penolakan terhadap pelantikan Walikota dan Wakil Walikota Blitar periode Tahun 2010-2014, yaitu Samanhudi Anwar dan Purnawan Buchori.

Mohammad Trianto, selaku koordinator Geram, mengatakan, pelantikan tidak boleh dilakukan karena yang bersangkutan masih tersangkut proses hukum, yaitu tuduhan melakukan money politik.

“Polisi seharusnya segera melimpahkan kasus pelanggaran pemilukada yang melibatkan calon walikota itu. Supaya ada jaminan soal pemilukada dan pemimpin yang bersih,” ujarnya.

Merespon tuntutan ini, Wakapolres Blitar yang menemui massa telah menjanjikan, bahwa pihaknya akan segera melimpahkan kasus pelanggaran pemilukada ini dalam waktu secepatnya.

Geram merupakan aliansi dari berbagai kelompok gerakan mahasiswa dan buruh, diantaranya, Front Mahasiswa Revolusioner (FMR), Forum Peduli Pemilukada Bersih Blitar (FPPB), Garuda, dan Serikat Buruh Merdeka (SBM).

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut