Ratusan Mahasiswa Malang Tuntut UU Pendidikan Tinggi Dicabut

Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Peduli Rakyat (AMPERA) menggelar aksi massa di kantor Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kota Malang, Jawa Timur, Kamis (2/5/3013). (Dok: AMPERA)

Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Peduli Rakyat (AMPERA) menggelar aksi massa untuk memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di kantor Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kota Malang, Jawa Timur, Kamis (2/5/3013).

Dalam aksinya, AMPERA menuntut pencabutan UU nomor 13 tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi (PT). Menurut mahasiswa, UU PT tersebut tidak sejalan dengan cita-cita nasional untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.

“UU PT ini akan mengurangi peran negara dalam penyelenggaraan pendidikan nasional,” kata koordinator lapangan aksi ini, Azis, saat menyampaikan orasinya.

Sebaliknya, menurut Azis, UU PT ini membuka peluang untuk menempatkan pendidikan tak ubahnya komoditi yang dapat diperjual-belikan. “UU PT ini mengesahkan pendidikan diserahkan pada mekanisme pasar. Bayangkan, layanan dasar rakyat diserahkan pada mekanisme pasar. Ini bertentangan dengan konstitusi,” ujarnya.

Hal senada disampaikan oleh Geril, seorang aktivis Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND), bahwa privatisasi akan mengubah pengelolaan pendidikan tak ubahnya dengan korporasi.

Selain itu, menurut Geril, privatisasi akan memicu kenaikan biaya pendidikan. “Biaya pendidikan akan ditanggung oleh peserta didik. Jadinya, akan menyulitkan rakyat yang berpendapatan sedang ke bawah,” katanya.

Geril menyimpulkan, privatisasi hanya akan menempatkan pendidikan sebagai komoditi yang bisa diperjual-belikan, bukan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. “Hal itu sangat bertentangan dengan semangat pembukaan UUD 1945, yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa,” tegasnya.

Dalam aksinya, mahasiswa menuntut pemerintah segera melaksanakan pasal 33 UUD 1945. Sebab, dengan melaksanakan pasal 33 UUD 1945, pengelolaan ekonomi dan kekayaan alam bisa digunakan untuk kepentingan rakyat, termasuk membiayai pendidikan.

Aliansi AMPERA ini merupakan gabungan dari berbagai organisasi gerakan mahasiswa, seperti LMND, IMM UM Malang, HMI UNISMA, KOMMA, KAMMI Malang, HMI FH Brawijaya, FMN, KMB, SMART, SPMS-M dan FBM Malang.

Emauello Bataona

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut