Ratusan Mahasiswa Balikpapan Tolak Kenaikan Harga BBM

BALIKPAPAN (BO): Sekitar 150-an orang massa aksi yang tergabung dalam Gerakan Anti SBY (GAS) menggelar aksi massa di kantor DPRD Balikpapan, Selasa (20/3/2012). Mereka menganggap rezim SBY sudah gagal mensejahterakan rakyat dan, karena itu, sudah saatnya digulingkan.

Ratusan massa aksi ini sempat menggelar konvoi di ruas jalan Jenderal Sudirman Balikpapan. Mereka menyuarakan protes atas rencana rezim SBY untuk menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).

Sesampainya di gedung DPRD, massa aksi menggelar aksi teatrikal. Seorang mahasiswa memerankan SBY dan sejumlah mahasiswi memerankan rakyat jelata. Teatrikal itu menggambarkan rezim SBY mengabaikan sama sekali penderitaan rakyatnya.

“Kau lihat rakyatmu, SBY, yang telah mati. Karena kau mengabaikan hak-hak mereka,” kata seorang peserta teatrikal.

Selain menggelar aksi teatrikal, massa Gerakan Anti SBY ini juga membakar ban bekas dan keranda mayat. “Sudah dua periode SBY memimpin Indonesia. Tetapi kenyataannya tidak ada perubahan,” ujar seorang orator.

Yel-yel “Turunkan SBY!” bergema berulangkali di tengah-tengah aksi mahasiswa.

Aksi massa ini diterima berdialog dengan Ketua DPRD Balikpapan, Andi Burhanudin Solong. Pimpinan DPRD ini berjanji akan meneruskan aspirasi mahasiswa kepada pemerintah pusat.

Gerakan Anti SBY merupakan gabungan puluhan organisasi, diantaranya: HMI, PRD, Pembebasan, LMND, GMNI, PMII, GMKI, KAMMI, BEM Uniba, BEM Poltek, BEM Migas, BEM Untri, GEPAK, Garda Bangsa, PENA, SBSI, KOPPAD, KPADK, PERMAHI, Laskar Pangeran Antasari, dan HMPS Hukum Uniba.

HENRI RAHEN

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut