Ratusan Ibu-Ibu Minta Kasus Ariel Tidak Dibesar-besarkan

JAKARTA: Serikat Rakyat Miskin Indonesia (SRMI) menilai, ada pihak yang sengaja membesar-besarkan kasus Ariel-Luna-Cut Tari, sedangkan persoalan bangsa yang lebih penting seolah-olah ingin diendapkan.

Hal ini disampaikan ratusan ibu-ibu SRMI saat menggelar aksi di depan Mabes Polri, Senin (28/6). Para ibu-ibu ini berharap, pihak kepolisian dan pemerintah tetap fokus pada persoalan-persoalan bangsa yang lebih besar, misalnya korupsi, kasus penggelapan pajak, dan lain-lain.

Menurut Rahwinda Indah Lestari, selaku koordinator aksi ini, kasus Ariel-Luna-Cut Tari telah menjadi senjata penting untuk “pengalihan isu”, sehingga berbagai persoalan rakyat malah terabaikan atau tidak terurus.

Rahwinda sangat menyesalkan berbagai pemberitaan mengenai kasus ini yang terlalu berlebihan, sementara beberapa kejadian-kejadian penting malah ditempatkan pada pojok yang lebih kecil dan tersembunyi.

“Kita sangat berharap, agar seluruh rakyat berkonsentrasi untuk menghadapi rencana pemerintah untuk menghapus subsidi BBM, menaikkan harga TDL, dan kenaikan harga sembako,” katanya.

Dalam aksinya, selain melakukan orasi-orasi secara bergantian, massa juga menggelar aksi tetrikal untuk menggambarkan beban ekonomi rakyat miskin. Ada pula lagu-lagu perjuangan yang dipandu oleh pemuda-pemuda dari organisasi Barisan Muda Pejuang Jakarta Raya (Bang Jaya). (Rh)

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut