Ratusan Ibu-Ibu di Makassar Protes Kenaikan Harga Kebutuhan Pokok

Sedikitnya 300-an ibu-ibu yang tergabung dalam Posko Menenangkan Pancasila, di Makassar, memprotes kenaikan harga kebutuhan dasar, Senin (29/1/2018).

Protes tersebut ditunjukkan lewat aksi demonstrasi di bawah jembatan layang (Flyover) jalan Urip Sumoharjo Makassar. Selain membentang spanduk bertuliskan “Turunkan Harga Kebutuhan Dasar”, mereka juga berorasi secara bergantian.

Menurut Rosnia Rahman, salah seorang peserta aksi, kenaikan harga kebutuhan dasar sangat memukul perempuan, terutama ibu-ibu rumah tangga.

“Karena perempuan yang ditugasi mengurusi dapur, kita yang paling merasakan,” ujarnya.

Dia menuntut pemerintahan Jokowi punya perhatian khusus terhadap harga kebutuhan dasar rakyat. Sebab, jika kebutuhan dasar tidak terakses, maka keberlanjutan hidupnya akan semakin sulit.

Di tempat yang sama, Ketua Partai Rakyat Demokratik (PRD) Sulawesi Selatan, Anshar Manrulu, mengeritik kebijakan pemerintahan Jokowi-JK yang menghapus subsidi beberapa kebutuhan dasar rakyat, seperti BBM, listrik dan gas elpiji.

“Penghapusan subsidi ini jelas agenda neoliberal, yang bertentangan dengan Pancasila dan Trisakti,” tegasnya.

Dia juga menyalahkan keputusan pemerintah melepas tata-niaga kebutuhan pokok, khususnya pangan, pada mekanisme pasar. Sehingga harga kebutuhan pokok rakyat terus naik dan tidak terkendali.

“Kenaikan harga beras akhir-akhir ini diakibatkan oleh tata-niaga yang dilepas ke pasar. Akibatnya, beras yang kebutuhan pokok rakyat jadi lahan menimbun untung,” tuturnya.

Untuk itu, Posko Menangkan Pancasila menuntut pemerintah segera menghentikan pencabutan subsidi dan mengatur urusan pangan dari hulu ke hilir.

Posko Menangkan Pancasila merupakan gerakan yang dimotori oleh Partai Rakyat Demokratik (PRD) bersama Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND), Serikat Rakyat Miskin Indonesia (SRMI), Serikat Tani Nasional (STN), dan Aksi Perempuan Indonesia (API) Kartini.

Zainal Mappatoba

 

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut