Ratusan Aktivis Protes Kerusakan Lingkungan Akibat Tambang Pasir

BLITAR: Seratusan aktivis dari Rakyat Tuntut Amanah Keadilan (Ratu Adil) memprotes aktivitas tiga perusahaan tambang yang menyebabkan kerusakan lingkungan di Blitar (6/10). Mereka menggelar aksinya di depan Kantor Lingkungan Hidup Kabupaten Blitar.

Salah satu daerah yang mengalami pencemaran adalah kawasan wisata pantai Pasur, Desa Bululawang, Kecamatan Bakung Kabupaten Blitar.

Sebelumnya, kawasan ini dikenal dengan keindahannya dan memiliki potensi wisata yang sangat baik. Namun, tiba-tiba mengijinkan tiga perusahaan tambang untuk melakukan eksploitasi tambang pasir besi secara besar-besaran.

“Aktivitas perusahaan tambang ini merusak kawasan pantai dan pemukiman di sekitarnya,” ujar Jino, selaku koordinator dalam aksi ini.

Menurutnya, aktivitas perusahaan tambang tersebut bertentangan dengan Perda Kabupaten Blitar No 5 Tahun 2009 Tentang Rencana Tata Ruang Wilyah, atau disingkat RTRW.

Selain itu, Jino menambahkan, penduduk yang berada di sekitar lokasi penambangan pasir besi itu mulai merasa was-was akan keselamatannya. “pantai makin tak berpola dan jarak aktivitas penambangan sangat dekat dengan pemukiman penduduk,” ungkapnya.

Tidak hanya itu, para aktivis ini juga mempersoalkan pembangunan perumahan di desa Jati Lengger, kabupaten Blitar, sebab sebelumnya kawasan ini merupakan daerah kawasan bencana.

Aksi ini juga diikuti oleh warga dan bahkan sejumlah lanjut usia (lansia). Keterlibatan mereka dalam aksi dikarenakan merasa sangat terancam oleh keberadaan perusahaan tambang itu.

Massa juga menggelar aksinya depan kantor DPRD. Mereka menggelar aksi tetrikal, yang menggambarkan penderitaan rakyat akibat pertambangan. Demonstran menuntut agar DPRD memanggil pihak-pihak yang terkait, namun tidak disanggupi oleh pihak DPRD.

Karena tidak puas dengan respon DPRD, massa keluar ruangan dan membakar sejumlah foto dan beberapa poster.

Dalam tuntutannya, gerakan ratu adil menuntut agar Pemkab segera menghentikan aktivitas pertambangan dan memberi ganti-rugi kepada warga yang merasa dirugikan. (Ulfa)

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut
Tags:
  • mohamad rohim

    banyak para penambang pasir yang tak bertanggung jawab sehingga masyarakat yang harus ikut jadi korban contohnya jalan2 rusak parah uada kaya kolam ikan lele contohnya di cikande rangkasbitung.
    itu pengusaha sama yg pegang kebijakannya sekongkol jadi aman2 aja dh!.