Ratusan Aktivis Di Surabaya Menolak Pengesahan RUU Ormas

Ratusan massa aksi yang tergabung dalam Aliansi Tolak RUU Ormas menolak pengesahan RUU Ormas di Surabaya, Jumat (12/4/2013)

Ratusan aktivis yang tergabung dalam Aliansi Tolak RUU Ormas menggelar aksi massa di depan gedung Grahadi, Surabaya, Jumat (12/4). Mereka menolak rencana DPR mengesahkan RUU Ormas.

Massa aksi Aliansi Tolak RUU Ormas ini memulai aksinya di Monumen Kapal Selam Surabaya. Lalu, sekitar pukul 14.00 WIB, massa aksi mulai bergerak menuju gedung Grahadi.

Meski diguyur hujan deras, ratusan massa aksi Aliansi Tolak RUU Ormas ini tetap bersemangat. Di dalam aksi ini, sejumlah massa aksi menutup mulutnya sebagai simbol bahwa RUU Ormas mengancam demokrasi.

Tiba di depan gedung Grahadi, masing-masing perwakilan dari organisasi yang tergabung dalam Aliansi Tolak RUU Ormas menyampaikan orasi. Mereka khawatir, kehadiran RUU ormas akan mengekang hak rakyat untuk berserikat dan menyatakan pendapat.

Beberapa saat kemudian, 200-an massa aksi Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) juga tiba di depan gedung Grahadi. Massa aksi IMM ini juga menyerukan penolakan terhadap RUU ormas.

Karena memiliki kesamaan isu dan tuntutan, kedua kelompok massa aksi ini memutuskan untuk melebur dalam satu barisan. Mereka pun melakukan orasi secara bergantian.

Namun, kira-kira pukul 14.20 WIB, seorang perwira polisi dari Poltabes Surabaya memaksa barisan massa aksi untuk mundur. Massa aksi pun menuruti keinginan perwira polisi itu demi kelancaran aksi.

Ketika Yadi, seoranga aktivis LMND, sedang melakukan orasi, polisi terus melakukan provokasi. Tak hanya itu, polisi juga terus berusaha memaksa massa aksi untuk mundur ke belakang.

Kejadian itulah yang memicu kericuhan. Aksi dorong-dorongan pun terjadi antara polisi dan massa aksi. Dalam kejadian itu, sejumlah aktivis sempat didorong oleh polisi.

Tak hanya itu, polisi juga berusaha memisahkan antara barisan Aliansi Tolak RUU Ormas dengan IMM. Tak lama kemudian, IMM pun memisahkan diri dari barisan Aliansi Tolak RUU Ormas.

Sementara IMM masih melanjutkan aksinya, massa aksi Aliansi Tolak RUU Ormas menyudahi aksinya. Sekitar pukul 18.00 WIB, polisi membubarkan aksi IMM karena berusaha memblokir jalan. Empat aktivis IMM ditangkap oleh pihak kepolisian. Namun, sekitar pukul 23.55 WIB, keempat aktivis IMM tersebut sudah dibebaskan.

Aliansi Tolak RUU Ormas merupakan gabungan puluhan organisasi, seperti Perempuan Mahardhika, PPR, FPPBI, LMND, GMNI, Kontras surabaya, KPI, FAMM indonesia, KPPD, WALHI, SBSI, Forum Kalimas, Dipayoni, GAYa Nusantara, Safy Amira, SPBI, dan Sepaham.

Kamaruddin Koto

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut