Rashida Tlaib, Muslimah Sosialis Pertama di Kongres Amerika Serikat

Rashida Tlaib, 42 tahun, perempuan keturunan Palestina, berhasil merebut tiket partai Demokrat untuk menjadi anggota Kongres Amerika Serikat setelah menang dalam Pemilihan Pendahuluan Demokrat, Selasa (7/8/2018).

Dia akan mewakili distrik ke-13 Michigan. Karena tidak ada kandidat partai Republik di daerah pemilihan ini, maka dipastikan Rashida akan menjadi anggota Kongres.

Dia akan menjadi muslimah pertama dalam sejarah Amerika Serikat yang menduduki jabatan tersebut.

Kemenangan Rashida tidak gampang. Di pemilihan Selasa itu, dia harus bersaing dengan John Conyers, politisi Demokrat yang sudah lima periode mewakili distrik itu di Kongres.

“Terima kasih banyak telah membuat momen yang tidak mungkin ini menjadi mungkin. Saya kehilangan kata-kata. Saya tidak sabar melayani anda di Kongres,” tulis Rashida melalui akun twitternya, Rabu (8/8/2018).

Rashida maju di pemilihan pendahuluan Demokrat atas sokongan dari Justice Democrats, People for Bernie, dan Democratic Socialists of America (DSA).

Rashida sendiri anggota aktif Demokratik Sosialis (DSA), sebuah partai berhaluan sosialis di AS yang menyokong pencalonan Bernie Sanders dalam pemilu Amerika 2016.

Dalam kampanyenya, dia mengusung program keadilan sosial dengan upah minimum 15 USD per jam, kesehatan untuk semua, anggaran yang lebih besar untuk pendidikan, jaminan kesetaraan hak (termasuk untuk LGBT), dan lain-lain.

Rashida lahir dan besar di Detroit. Orang tuanya adalah imigran dari Palestina. Di Detroit, ayahnya bekerja di pabrik Ford Motor.co.

Rashida mendapat gelar sarjana hukum dari Western Michigan University. Sebelum terjun ke politik, dia menjadi pengacara dan aktivis sosial. Dengan partai Demokrati, dia berhasil menjadi anggota legislatif di Michigan selama 3 periode.

Kemenangan Rashida menakjubkan, di tengah menguatnya sentimen anti-imigran dan islamophobia setelah kemenangan Donald Trump.

“Aku maju karena ketidakadilan dan karena anak-anakku mempersoalkan identitas (muslim) mereka,” katanya kepada ABC News, seperti dikutip The Guardian.

Kemenangan Rashida menambah daftar perempuan muda progressif yang menang dalam pertarungan memperebutkan kursi Kongres AS. Sebelumnya, seorang perempuan muda, Alexandria Ocasio-Cortez , memenangkan nominasi kandidat Demokrat di New York.

Raymond Samuel

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut