Rakyat Venezuela Memberi Penghormatan Untuk Hugo Chavez

Jutaan rakyat Venezuela memberikan penghormatan terakhir kepada jenazah Presiden Hugo Chavez.

Prosesi pemindahan jenasah Presiden Republik Bolivarian Venezuela, Hugo Chavez, Rabu (6/3), dari Rumah Sakit Militer Caracas ke Akademi Militer, ditandai dengan lautan massa rakyat yang hendak memberi penghormatan kepada Pemimpin Revolusi Bolivarian itu.

Begitu mobil pengangkut jenazah Presiden Chavez bergerak, ratusan ribu rakyat Venezuela turut mengantarnya. Bahkan, di sepanjang jalan, rakyat juga berdiri dan memberi penghormatan.

Begitu mobil pengangkut jenazah Chavez melintas, rakyat Venezuela tak henti-hentinya meneriakkan “Chávez vive, la lucha sigue” (Chavez masih hidup, perjuangan akan berlanjut) dan “El pueblo unido, jamás será vencido” (Rakyat bersatu tidak bisa dikalahkan).

Menteri Pertahanan Venezuela Diego Molero Bellavia menganggap kejadian ini sebagai peristiwa bersejarah. Katanya, selain sosok Simon Bolivar, tak ada pemimpin Venezuela yang mendapat penghormatan sebesar Chavez.

Sementara, di berbagai pelosok Venezuela, rakyat berkumpul di lapangan dan jalan-jalan terbuka. Layar lebar dipasang untuk menayangkan siaran langsung proses pemindahan jenazah Comandante Chavez.

Di tengah ratusan ribu massa rakyat yang mengantar Chavez itu, sejumlah pemimpin Venezuela juga tampak berjalan kaki, seperti Wakil Presiden Nicolas Maduro, Ketua Majelis Nasional Diosdado Cabello, mantan Wakil Presiden Elias Jaua, dan Aristóbulo Istúriz.

Tak hanya itu, Presiden Bolivia Evo Morales juga ikut berjalan kaki bersama rakyat Venezuela. Sejumlah pemimpin Amerika Latin juga menghadiri upacara ini, yakni Presiden Argentina Cristina Fernandez, Presiden Uruguay Jose Mucica, Presiden Nikaragua Daniel Ortega, dan Presiden Ekuador Rafael Correa.

Pemerintah Venezuela sudah mengumumkan Hari Berkabung selama tujuh hari. Sekolah-sekolah ditutup hingga hari Senin. Angkatan Bersenjata Nasional Bolivarian (FANB), pada pukul 08.00 waktu setempat, melepas tembakan 21 kali. Dan setiap jam pasukan FANB melepas tembakan sebagai bentuk penghormatan pada Chavez.

“Chavez masih hidup sampai hari ini dan dia akan terus menjadi spirit bagi bangsa,” kata Komandan Operasi Strategis FANB, Wilmer Barrientos.

Sejumlah intelektual dan budayawan juga menyampaikan belasungkawa untuk Presiden Chavez, seperti Atilio Boron, Horacio Gonzalez, Jimmy Carter, Silvio Rodriguez, Aleida Guevara, Sean Penn, dan Oliver Stone.

Sesuai dengan konstitusi, Pemilu Presiden yang baru harus dilakukan dalam 30 hari mendatang. Dan, untuk sementara, Ketua Majelis Nasional akan menjalankan fungsi Presiden.

Gregory Wilpert, salah satu pendiri Venezuelanalysis.com, meyakini bahwa Nicolas Maduro akan memenangkan pemilu dengan perolehan suara 55% melawan 36% bila pemilu dilakukan.

Sementara Wikileaks melaporkan, pemerintah AS akan melakukan sejumlah manuver politik untuk menggeser politik Venezuela dari kiri menjadi kanan.

Raymond Samuel

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut