Rakyat Oakland Masih Duduki Pelabuhan

Semua mata orang Amerika, mungkin juga dunia, sedang tertuju pada sebuah gerakan rakyat di Oakland, California. Di sana, gerakan anti keserakahan korporasi sudah dua hari menghentikan aktivitas kota itu dan menutup salah satu pelabuhan terbesar di kota itu.

Klas pekerja telah ambil bagian sangat penting dalam perlawanan ini. Mereka telah memainkan peranan signifikan dalam dua hari pemogokan umum ini. Sopir taksi dan guru-guru juga memperlihatkan dukungan yang tidak kecil. Mereka telah ambil bagian dalam menempelkan kata “Kami adalah bagian dari 99%’ di jendela bank dan kantor-kantor perusahaan.

Yang paling menarik adalah aksi pekerja pelabuhan yang didukung oleh rakyat kota untuk menghentikan aktivitas pelabuhan. Padahal, pelabuhan Oakland merupakan pelabuhan pengiriman barang terbesar di Amerika. “Pelabuhan ini akan kehilangan keuntungan 8 juta USD perhari jika pemogokan berlanjut,” ujar seorang komentator.

Beberapa demonstran menaiki truk kontainer. Seorang demonstran terluka parah akibat tertabrak mobil yang berlari kencang. Beberapa kontainer tidak lolos dari aksi graviti berbunyi “Kapitalisme telah berakhir”. Lagu milik band rock Led Zappelin, Whole Lotta Love, berkumandang di tengah-tengah massa aksi.

Malam sebelumnya, sejumlah pertempuran kecil terjadi di beberapa sudut kota antara Polisi dan demonstran. Polisi mengklaim sedikitnya 60 orang demonstran ditangkap karena terlibat aksi pengrusakan sejumlah toko.

Pemogokan umum di Oakland merupakan perlawanan terbesar dalam 65 tahun terakhir. Serangan terhadap aktivis Occupy Oakland dan seorang veteran perang Irak,  Scott Olsen, telah memicu solidaritas di seluruh Oakland dan dunia.

Olsen sendiri masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Tetapi namanya sudah melambung menjadi icon baru dari gerakan Occupy Wall Street (OWS). Seminggu setelah kejadian ia terluka, ribuan orang telah ambil bagian dalam mengobarkan perlawanan yang lebih besar.

Demonstran juga masih mengontrol persimpangan pusat kota 14th Street dan Broadway, tempat Scott Olsen terluka akibat serangan Polisi.

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut