Rakyat Afganistan Protes Pembunuhan Oleh Tentara AS

Kabul: Ratusan warga Afghanistan memblokir jalan raya dan membakar sejumlah kendaraan di Provinsi Wardak bagian timur sebagai bentuk protes mereka terhadap pembunuhan tiga orang warga desa tak berdosa oleh tentara pendudukan Amerika Serikat (AS), demikian pejabat resmi setempat melaporkan.

Menurut keterangan dari seorang Kepala Polisi, Kolonel Abdul Karim Abed, pembunuhan itu terjadi dalam serangan militer di distrik Sayed Abad, sebuah distrik di Wardak, dimana pasukan keamanan Afganistan hanya dapat mengirim bantuan pengamanan.

Sebagaimana dikutip dari Prensa Latina, para tentara AS masuk kedalam sebuah rumah, menembak tiga orang remaja bersaudara, dan menculik ayah mereka kemudian menjebloskannya kedalam penjara.

Sementara itu, siaran pers yang diterbitkan oleh NATO yang memimpin tentara pendudukan, mengakui bahwa serangan tersebut telah menewaskan tiga orang setelah mengamankan unit gedung dan seorang tersangka.

Sedangkan menurut jurubicara NATO, Kapten Donald Ryan, mengatakan bahwa orang-orang tersebut diduga merupakan para anggota pemberontak Afganistan.

Namun, menurut Afghan Islamic Press (AIP) yang segera melakukan investigasi atas kasus ini, menanyakan kepada para tetangga korban dan mendapatkan bahwa tidak ada konfrontasi sebelum tentara AS memasuki rumah.

Statistik PBB menunjukkan, pendudukan tentara AS dan NATO telah menewaskan lebih dari 400 warga sipil Afghanistan pada semester pertama tahun ini.

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut