Puluhan Ribu Massa Petani Tuntut Pengembalian Lahan Register

Way Kanan: Sedikitnya sepuluh ribu masyarakat dari 14 desa di Kabupaten Way Kanan, Lampung, menggelar aksi protes guna menuntut pengembalian lahan register seluas 55 ribu hektar yang sementara ini dikuasai PT. Inhutani V.

Puluhan ribu massa ini tumpah ruah di jalanan menuju kantor PT. Budi Lampung Sejahtera (BLS), perusahaan yang sedang menjalankan aktivitas di atas lahan tersebut. PT. Massa mengancam untuk tidak meninggalkan lokasi sebelum mendapat kejelasan mengenai pengembalian lahan tersebut.

Menurut Ali Akbar, aktivis yang mendampingi petani dan sekaligus ketua Partai Rakyat Demokratik (PRD) Lampung, lahan tersebut merupakan tanah adat, dan dikelola oleh masyarakat sekitar secara turun-temurun.

Namun, Ali menambahkan, pihak PT. Inhutani merampas paksa tanah tersebut pada tahun 1996 berdasarkan Tata Guna Hutan Kesepakatan (TGHK), namun tidak pernah direstui oleh masyarakat secara keseluruhan.

Dalam perkembangan selanjutnya, PT. Inhutani mulai mengabaikan aturan, yakni dengan mengubah HPH tersebut menjadi lahan tanaman singkong. Disamping itu, PT. Inhutani juga tidak melakukan penanaman pohon kembali.

Untuk itu, para petani mendesak agar PT. Inhutani segera mengembalikan lahan register ini kepada para petani, sehingga bisa dikembalikan fungsinya sebagai hutan. Selain itu, mereka juga menuntut agar PT. BLS segera menghentikan aktivitasnya dan angkat kaki dari lahan tersebut. (Ulfa)

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut