Presiden Hugo Chavez Meninggal Dunia

Setelah dua tahun berjuang melawan penyakit kankernya, Presiden Venezuela Hugo Chavez meninggal dunia Selasa (5/3/2013), sekitar pukul 16.25 waktu setempat.

Kabar duka ini disampaikan langsung oleh Wakil Presiden Venezuela, Nicolas Maduro, melalui siaran Televisi dari Rumah Sakit Militer di Caracas, tempat Presiden Hugo Chavez di rawat.

Tentara dan polisi Bolivarian telah dikirim ke jalan-jalan untuk melindungi rakyat dan menjaga keamanan. Pihak oposisi keluar jalan-jalan merayakan kematian ini dengan membunyikan klakson keras-keras.

Nicholas Maduro menuduh pihak oposisi berusaha memanfaatkan keadaan untuk mengacaukan Venezuela dan menghentikan Revolusi Bolivarian. “Semua yang berjuang untuk hidup, tidak dapat dikatakan mati,” kata Nicolas Maduro menyindir oposisi.

Setelah kabar meninggalnya Chavez tersebar, rakyat Venezuela menyemut di Plaza Bolivar dan akan bergerak menuju Istana Kepresidenan Miraflores. Mereka yang berkumpul itu meneriakkan “Chavez masih hidup, perjuangan akan berlanjut”.  Mereka juga tak henti-hentinya meneriakkan “Rakyat Bersatu Tak Bisa Dikalahkan”.

Rakyat Venezuela sudah berjanji bahwa “Kaum Borjuis Venezuela “Tidak Akan Pernah Kembali” ke Istana Miraflores.

Chavez pertama-kali terpilih sebagai Presiden pada tahun 1998 melalui kendaraan politik Pergerakan untuk Republik Kelima (MVR). Saat itu ia meraih suara 56,02 persen. Sejak berkuasa, Presiden Chavez berhasil membawa Venezuela dalam kemajuan di berbagai aspek.

Chavez menamai proses perubahannya itu sebagai Revolusi Bolivarian. Ia menegaskan, bahwa revolusi Bolivarian bercita-cita untuk mewujudkan “Sosialisme Abad 21”.

Baru-baru ini, 7 Oktober 2012, Chavez kembali terpilih sebagai Presiden Venezuela untuk keempat kalinya. Ia meraih suara sebesar 54.44%. Namun, sejak awal Desember lalu, Presiden Chavez harus menjalani perawatan sehubungan dengan penyakit kankernya di Havana, Kuba.

Pada tanggal 18 Februari lalu, Chavez kembali ke negerinya dan disambut dengan suka cita oleh rakyatnya. Namun, meski begitu, Ia belum bisa tampil di depan publik karena infeksi di bagian pernapasannya. Kemarin, Menteri komunikasi Venezuela, Ernesto Villegas, mengumumkan bahwa Chavez menderita infeksi pernapasan baru.

Untuk mengenal lebih jauh Presiden Hugo Chavez dan apa saja sumbangsihnya bagi rakyat Venezuela dan dunia, silahkan baca di: http://www.berdikarionline.com/tag/venezuela

Raymond Samuel

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut
  • Perjuangan tidak akan pernah berhenti,

  • angga

    Inalilahi wa inailahi rojiun

  • Guest

    National Executive
    National Student League for Democracy
    (EN-LMND)
    TTPKO DEPDAGRI NO. INVENTARISASI : 150/DI/IX/2002
    Gardu I street No. 15 South Jakarta-Indonesia. Email: persatuannasional.lmnd@gmail.com

    To: The Government of Venezuela

    In Venezuela

    Dear comrades,

    Tuesday in 5th March 2013 world be obituary. The leader of the
    Bolivarian revolution, Venezuela’s President Hugo Chavez passed away at
    16.25 (time in Venezuela). Hugo chaves has managed to bring people off
    from the fascist regime, headed into a prosperous socialist society.
    President who for more than 14 years of service to the people fight
    against Imperialism. A great loss for the revolutionary movement in the
    world today.

    National Student League for Democracy As one
    student revolutionary organizations in Indonesia, feeling very lost and
    condole because of the death of the President Venezuela, Hugo Chavez. We
    believe that although the body was gone but the spirit of the
    revolution that precipitated. The fire will never be quenched. Even from
    where we stand here, far across the sea, at south east asia, the surge
    will continue tempestuous struggles to liberate people from oppression.
    Rest In Peace Hugo Chavez, the president of the people of Venezuela, the
    President of Socialist who loved his people and the community in around
    the world. We will continue to support your struggle against
    imperialism.
    THERE ARE NO WORDS TO DIE FOR REVOLUTION!
    Comeradly,

    Jakarta, 06th March 2013

    National Executive
    National Student League for Democracy

    Arif Fachrudin Achmad Edi Susilo

    The Chairman
    General of Secretary