Presiden Ekuador: Hanya Sosialisme Jalan Untuk Memajukan Amerika Latin

Correa.jpg

Presiden Ekuador Rafael Correa menegaskan, penyelesaian berbagai persoalan struktural yang menghambat kemajuan Amerika Latin hanya mungkin dengan jalan sosialisme.

“Untuk kawasan yang mengalami ketimpangan seperti Amerika Latin, tidak ada pilihan lain selain sosialisme,” kata Rafael Correa saat menyampaikan pidato di Forum Regional di Esquipulas, Guatemala, Selasa (19/8/2014).

Presiden Rafael Correa, yang mengadopsi proyek “Sosialisme Abad 21” di negerinya, menceritakan pengalaman negerinya yang berhasil memangkas ketimpangan kekayaan hingga 8 point, sebuah hasil yang lebih tinggi 4 point dibanding rata-rata Amerika Latin.

Ia juga mencatat, selama periode 2006-2013, angka kemiskinan berhasil diturunkan dari 37,6% menjadi 25,6%. Sedangkan kemiskinan ekstrim berhasil diturunkan dari 16,9% menjadi 8,6%.

“Mengatasi kemiskinan adalah keharusan moral terbesar diplanet ini. Untuk pertama kalinya dalam sejarah umat manusia, kemiskinan disebabkan oleh sistim yang tidak adil dan diskriminatif,” katanya.

Dalam pidatonya, Presiden Rafael Correa juga mengeritik embargo AS terhadap Kuba dan menyebutnya sebagai ‘pelanggaran terburuk terhadap hukum internasional, hukum inter-Amerika, dan Hak Azasi Manusia.

Forum Regional di Esquipulas, Guatemala, ini mengambil tema “Towards a New Model of Economic and Social Development for the Region”. Presiden Rafael Correa sendiri menyampaikan pidato yang berjudul “Humans over profits: A different vision for economic development”.

Raymond Samuel

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut
  • Pancasila adalah sosialisme Indonesia bukan hanya sanggup menyatukan bangsa Indonesia yang majemuk, namun dapat menegakkan keadilan atas dasar keseimbangan hak dan kewajiban warga negaranya. Syaratnya rakyat harus cerdas sehingga sanggup memanfaatkan akal budinya dalam memilih para wakilnya di DPR,dan DPD , presiden/ wakilnya serta menterinya yang terdiri orang-orang yang bekerja demi kesejahteraan, rakyat (bukan hanya kepentingan diri dan partainya) dan para penegak hukum yang bertindak tegas tanpa pandang bulu terhadap para pelanggar hukum.