Presiden Ahmadinejad Menuding AS Di Balik Serangan Teroris Di Iran

TEHERAN: Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad menuduh Amerika Serikat berada di balik serangan mematikan pekan lalu di Zahedan, dan pada saat yang sama, militer Iran mengumumkan akan meluncurkan kapal selam baru yang dibangun di dalam negeri.

Ahmadinejad menuduh pasukan Amerika dan Pakta Pertahanan Atlantik (NATO) yang ditempatkan di Afghanistan dan Pakistan telah memberikan dukungan keuangan dan material kepada kelompok teroris untuk melakukan serangan di Iran.

Pemimpin Iran ini berkata bahwa “ironis” untuk Presiden AS Barack Obama untuk mengirim pesan duka cita atas pembunuhan Zahedan ketika Washington mendukung kelompok-kelompok bersenjata yang menentang pemerintah Iran.

ledakan keras mengguncang sebuah masjid di Zahedan, ibukota provinsi Sistan selatan-Baluchistan, menyebabkan 27 orang tewas dan lebih dari 270 terluka, demikian disampaikan pejabat setempat.

Ahmadinejad menegaskan bahwa pasukan Amerika yang berbasis di Afghanistan dan Pakistan, yang keduanya perbatasan provinsi Sistan-Baluchestan dan memiliki basis yang dioperasikan oleh kelompok radikal Jundallah, mendukung serangan itu.

Presiden Iran mengatakan Teheran memiliki hubungan persahabatan dengan Islamabad, tetapi “Pemerintah Pakistan harus memikul tanggung jawab.”

Ahmadinejad telah memerintahkan protes internasional yang dibuat atas dasar “dokumen yang ada” dan bahwa kerjasama antara NATO dan Israel dengan teroris harus dimonitor.

Dalam perkembangan lain, Menteri Pertahanan Vahidi Ahmad mengatakan hari Senin bahwa tentara Iran akan dipersiapkan pembangunan secara internal.

“Sebuah perjanjian yang ditandatangani pada tahun 2005 dengan Rusia, untuk memasok sistem pertahanan udara S-300 ke Iran, masih berlaku,” kata Vahidi.

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut