PRD Sumsel Gelar Pendidikan Politik Anggota Dan Kader

pendidikankaderPRDPalembang.jpg
Pendidikan Kader Partai Rakyat Demokratik (PRD) Palembang, Sumatera Selatan, pada 12-14 November 2014.

Komite Pimpinan Wilayah Partai Rakyat Demokratik (KPW PRD SUMSEL), Minggu (14/9) melangsungkan pendidikan dasar Anggota dan Kader. Kegiatan yang diselenggarakan di kantor PRD Sumsel ini mendapat sambutan antusias dari para peserta yang kebanyakan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Palembang.

Dalam pendidikan ini berbagai macam materi disampaikan, diantaranya; soal Kepartaian, Sejarah PRD, Manifesto PRD, Pancasila, Dasar-dasar marhaenisme, Sosio-nasionalisme, dan  Sosio-demokrasi.

Jai Marta, Departemen Kajian dan Bacan PRD Sumsel, menjelaskan, bahwa pendidikan ini merupakan agenda rutin yang dilakukan PRD sebagai tranformasi kesadaran ideologi politik sebagaimana ungkapan Bung Karno “Tidak ada praktek revolusioner tanpa teori yang revolusioner”

“Kami ingin anggota PRD ini menjadi tenaga-tenaga revolusioner yang akan berpraktek dalam situasi kondisi bangsa yang sedang terjajah ini. Maka dari itu, pendidikan ini menjadi bekal penting dalam memajukan gagasan perjuangan politik sebagaimana manifesto PRD hasil kongres 2010” ujar Jai Marta.

Jai menambahkan dalam pendidikan ini  PRD ingin membentuk kader massa aksi, yaitu kader yang faham mengapa ia berjuang, bagaimana ia berjuang, dan kemana muara perjuangannya itu akan berhilir.

“Tema yang kami ambil adalah dengan pendidikan anggota PRD kita wujudkan Sosialisme Indonesia” paparnya

Sementara itu Elita Aidillah, mahasiswa FISIP Universitas Sriwijaya, yang menjadi salah satu peserta pendidikan, merasa sangat senang dengan pendidikan yang diikutinya ini. Menurutnya pendidikan ini secara langsung memberikan gambaran bagaimana tugas partai politik untuk bisa mendidik  rakyatnya.

“Dalam pendidikan ini kami diajarkan banyak hal seperti bagaimana situasi “perpolitikan Indonesia, tujuan berpolitik dan pastinya partai politik itu sendiri yaitu membangun tujuan masyarakat adil dan makmur” ujarnya .

Senada dengan Elita,  Zul Apri mahasiswa Fakultas Tarbiyah IAIN Raden Fatah Palembang ini menjelaskan bahwa pendidikan ini memberikan gambaran tentang tugas generasi muda, yaitu berjuang merebut kembali  kemerdekaan yang sedang dibajak oleh imperialisme.

Fuad Kurniawan

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut
  • ade

    kapan prd masuk cilacap
    karna di cilacap banyak bgt anak anak muda yang pengen masuk dunia politik
    saran ane mending ngrekrut kader kader muda yang masih sekolah” selain pikirannya masih fresh mudah diarahkan juga bisa buat mencerdaskan kita dalam bidang politik
    cos kalo partai lain ane udah pernah coba tapi kebanyakan sarat yang njlimet jadi pemudanya pada males
    tolong bgun kader di cilacap terutama pemuda kalo bisa masuk skolah” dech