PRD Sulsel Kembali Sosialisasi ‘Gerakan Pasal 33’

Puluhan kader dan anggota Partai Rakyat Demokratik (PRD) Sulsel kembali menggelar aksi sosialisasi ‘gerakan pasal 33’. Aksi tersebut digelar tepat di bawah jembatan fly-over tol reformasi Makassar, kemarin (19/7).

Aksi ini dipimpin oleh Usman, koordinator asosiasi pedagang pisang epe Makassar. Dalam orasinya, Usman menjelaskan bahwa aksi ini merupakan sosialisasi lanjutan kepada rakyat Sulsel terkait rencana peluncuran ‘peluncuran gerakan nasional pasal 33’ pada tanggal 22 Juli mendatang.

“Ini merupakan aksi sosialisasi. Kita berharap semakin banyak rakyat yang tahu tentang rencana peluncuran gerakan ini,” ujarnya.

Hal serupa disampaikan Sahida Aras, pengurus Serikat Rakyat Miskin Indonesia (SRMI) yang juga kader PRD. Ia mengajak seluruh kader PRD di Sulsel untuk aktif menyebarluaskan kabar tentang ‘gerakan nasional pasal 33’.

Katanya, gerakan pasal 33 sangat relevan untuk menjawab persoalan bangsa sekarang, terutama soal dominasi asing di berbagai lapangan ekonomi. “Kita sudah mengerti soal dominasi asing dan segala konsekuensinya. Sekarang adalah soal bagaimana melawannya, supaya kemakmuran kembali ke tangan rakyat,” ujarnya.

Ketua PRD Sulsel, Babra Kamal, yang hadir dalam aksi itu, menjelaskan bahwa aksi massa tanggal 22 Juli 2011 mendatang adalah gerakan awal. “Ini akan berlanjut menjadi diskusi, konsolidasi, propaganda, dan mobilisasi umum,” katanya.

Menurut alumnus Fakultas Perikanan Unhas ini, PRD juga akan mengajak berbagai kekuatan politik dan tokoh-tokoh di Sulsel untuk bergabung dalam ‘gerakan pasal 33’ ini.

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut