PRD Palembang Kecam Penembakan Dua Warga Oleh TNI AU

Komite Pimpinan Kota Partai Rakyat Demokratik (KPK-PRD) Palembang mengecam keras tindakan TNI Angkatan Udara (TNI-AU) menembak dua warga  Kelurahan Sukodadi, Kecamatan Sukarame, Palembang, Rabu (24/4) siang.

“Ini tindakan yang tidak dapat dibenarkan. Peluru aparat tidak semestinya digunakan untuk menembak rakyatnya sendiri,” ujar Ketua KPK PRD Palembang, Eka Syahruddin, kepada Berdikari Online.

Menurut Eka, dua warga yang tertembak itu bernama Agung Prasetya (17) dan Mirud (22). Keduanya adalah warga  RT 32 RW 06, Kelurahan Sukodadi, Kecamatan Sukarame, Palembang.

Lebih lanjut, Eka mengungkapkan, penembakan itu terjadi ketika warga berusaha menolak alat berat TNI-AU menggusur kebun warga. Tak terima kebunnya digusur, warga pun melakukan perlawanan.

“Rakyat hanya berusaha mempertahankan tanah yang mereka anggap sebagai hak mereka. Dan perjuangan rakyat itu dibenarkan oleh konstitusi, yakni pasal 33 UUD 1945,” tegasnya.

Eka pun mendesak Pemerintah Kota Palembang turun tangan untuk mengatasi persoalan ini. Ia khawatir, jika konflik agraria itu tidak segera diselesaikan, makin banyak korban yang jatuh di pihak rakyat.

“Ini jelas konflik agraria. Seharusnya Pemkot turun tangan untuk mencari solusi. TNI AU tidak bisa dibiarkan terus mengintimidasi dan berlaku sewenang-wenang terhadap rakyat,” katanya.

Untuk diketahui, siang tadi terjadi bentrok antara warga Sukodadi dengan pihak TNI AU. Kejadian itu bermula saat TNI AU memaksakan alat berat untuk menggusur kebun sawit warga.

Saat itu, warga masih sempat memperingatkan anggota TNI AU untuk menghentikan aktivitas alat berat. Namun, bukannya mundur dan bernegosiasi, pasukan TNI tetap melanjutkan penggusuran.

Amarah warga pun pecah. Warga berusaha melakukan perlawanan untuk mempertahankan hak-hak mereka. Namun, ternyata anggota TNI AU melepaskan tembakan ke arah warga.

Akibatnya, dua orang warga tertembak, yakni Agung dan Mirud. Sedangkan di pihak TNI AU, satu orang anggotanya mengalami luka bacok dan seorang lagi terkena peluru.

Fuad Kurniawan  

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut