PRD Makassar Gelar Rapat Akbar

Pengurus Komite Pimpinan Kota Partai Rakyat Demokratik (KPK-PRD) kota Makassar menggelar rapat akbar di dua tempat di kota Makassar, Minggu (16/3/2014).

Rapat akbar pertama digelar di kelurahan Pai, kecamatan Biringkanaya, Makassar. Sedikitnya 350-an ribu warga menghadiri rapat akbar ini. Kemudian rapat akbar kedua digelar di kelurahan Pannampu, kecamatan Tallo, Makassar, yang dihadiri oleh 200-an warga.

Acara rapat akbar ini dihadiri oleh caleg aktivis yang juga kader PRD, yakni Anshar Manrulu, Petrus Pice Jehali, dan Andi Asni. Selain itu, rapat akbar ini juga dihadiri oleh Walikota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto.

Menurut Ketua PRD Makassar, Arham Tawarrang, rapat akbar ini merupakan ruang bagi rakyat untuk menyampaikan keluhan-keluhan dan harapannya terkait kebijakan politik.

Dengan kehadiran Walikota, kata Arham, berbabagi masukan untuk pembangunan kota Makassar yang lebih baik bisa disampaikan langsung. “Kita berharap warga menyampaikan masukan-masukannya dan Walikota bisa segera meresponnya,” kata Arham.

Arham juga mengungkapkan, rapat akbar ini merupakan bentuk konsolidasi untuk memberikan dukungan kepada caleg-caleg yang diusung PRD di sejumlah partai kontestan pemilu pada pemilu legislatif mendatang.

Sementara itu, dalam sambutannya Walikota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto menyoroti soal persoalan rakyat miskin yang jarang tersentuh oleh kebijakan pemerintah.

Karena itu, menurut dia, dalam menangani persoalan-persoalan rakyat di akar rumput tersebut, perlu dukungan dari aktivis PRD dan SRMI banyak bergelut dengan persoalan-persoalan rakyat di tingkatan bawah tersebut.

Ia menegaskan bahwa pihaknya terbuka atas semua masukan, termasuk dari rakyat di akar rumput, terkait program dan kebijakan pembangunan kota Makassar kedepan.

Salah seorang kader PRD yang turut bertarung sebagai Caleg di pemilu legislatif mendatang, Anshar Manrulu, juga turut menyampaikan orasi politik dalam rapat akbar ini.

“Tanpa menunggu momentum pemilu, kami sebagai aktivis pergerakan sudah lama bersentuhan dengan persoalan-persoalan rakyat. Sudah biasa kelaur-masuk lorong untuk memperjuangkan hak-hak mereka,” katanya.

Bagi Anshar, inisiatif dia menjadi Caleg didorong oleh keinginannya membawa berbagai persoalan rakyat itu dalam ruang-ruang pengambilan kebijakan, termasuk parlemen.

Anshar mengajak warga untuk menggunakan hak pilihnya pada Pileg mendatang dengan memilih caleg yang betul-betulnya punya rekam jejak dan agenda politik yang memihak rakyat.

Firman/Nizar

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut