PRD Ende Dirikan Posko Penampung Aspirasi

Sudah lama pedagang ikan di pasar Mbongawani, Kabupaten Ende, provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), mendapat perlakuan tak adil. Bahkan, para pedagang ikan sering mendapatkan teror dan intimidasi.

Inilah yang mendorong Partai Rakyat Demokratik (PRD) dan Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) mendirikan posko penerima aspirasi. Tidak tanggung-tanggung, posko itu berdiri di tengah pasar.

Posko resmi berdiri tanggal 18 Juni 2012. Begitu dibuka, para pedagang ikan langsung mengumpul untuk menyampaikan asprasi. Aktivis PRD dan LMND berusaha menjawab berbagai keluhan mereka.

“Kami membuka posko ini sebagai salah satu upaya  untuk pemberian pencerahan kepada para pedagang ikan dan juga untuk lebih mengetahui persoalan yang dikeluhkan oleh  pedagang ikan,” kata ketua LMND Ende, Zulfikat Condamara, di Ende (8/7/2012).

Meski sedang sibuk, para pedagang tetap menyempatkan waktu untuk berdiskusi di posko. Tak sedikit diantara mereka yang menyampaikan pendapat.

Namun, tiba-tiba saat diskusi sedang berlangsung, aparat pemerintah datang. Mereka mengancam akan membubarkan posko tersebut. Situasi pun menjadi tegang. Beruntung, aktivis PRD dan LMND bisa menenangkan situasi.

Bukan kali ini saja pedagang ikan mendapat intimidasi dan perlakuan tidak adil.

M Tago, salah seorang pedagang ikan, mengaku sering mendapat perlakuan dari pemerintah dan aparatusnya. “Kami pedagang merasa  resah dengan tindakan pemerintah lebih khusunya dinas parindrak, yang membuat kami seperti bola, sering kami mendapatkan intimidasi dan terror serta ancaman untuk memindahkan kami. Padahal cuma ini cara kami menggantungkan nasib,” katanya.

Ia menjelaskan, para pedagang sering dijanjinkan tempat berdagang layak oleh pemerintah. Konon, menurut janji itu, tempat berdagang layak itu akan direalisasikan paling lambat tahun 2011.

Namun, dalam prosesnya kemudian, proses pembangunan itu hanya satu bangunan dan para pedagang di suruh menempati. Pedagang berjumlah ratusan orang, sedangkan kapasitas bangunan hanya 24 orang.

Para pedagang menuntut agar segera dibangunkan bangunan baru yang layak.

Untuk itu, merespon hal ini, para pedagang ikan sudah membangun wadah bernama Aliansi Pedagang Ikan (API) Ende. Rencanya, pada tanggal 9 Juli 2012, API akan menggelar aksi massa di kantor Pemkab Ende. Jumlah massa berkisar 500-an orang.

Yulius Fanus Mari 

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut