Pra-Kondisi May Day: Ratusan Buruh Gelar Aksi Obor di Bundaran HI

Sekitar empat ratus massa Persatuan Perlawanan Rakyat Indonesia (PPRI) mengadakan pagelaran budaya di Bundaran Hotel Indonesia, Kamis (27/4) malam. Massa terdiri dari perwakilan Kaum Buruh dari berbagai serikat dan organisasi pergerakan mahasiswa. Sebagian di antaranya tampak membawa obor sambil menyanyikan lagu-lagu perjuangan Rakyat. Humas kegiatan, yang sekaligus Ketua Konggres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI), Nining Elitos, mengatakan bahwa aksi ini merupakan bagian dari pra kondisi menuju Hari Buruh Sedunia.

Lebih lanjut, Nining menjelaskan bahwa PPRI telah melakukan berbagai kegiatan di basis untuk mensosialisasikan rencana aksi May Day. “Pemberitaan media massa mainstream belakangan ini lebih dikuasai oleh isu terorisme atau isu sejenis yang tidak ada hubungan dengan kehidupan Kaum Buruh. Oleh karena itu kita merasa perlu mengupayakan berbagai cara untuk mensosialisasikan hajatan Kaum Buruh ini.”

Hal senada dijelaskan Ketua Serikat Buruh Transportasi Perjuangan Indonesia (SBTPI), Ilhamsyah, bahwa kegiatan ini merupakan rangkaian pra-kondisi menuju aksi serentak secara nasional pada 1 Mei mendatang. Kegiatan seni budaya ini, selain untuk mengkonsolidasikan front yang telah terbentuk, juga sangat diperlukan untuk menyemangati Kaum Buruh.

Selain perwakilan serikat buruh, kegiatan tadi juga diikuti oleh puluhan mahasiswa dari Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) dan Serikat Mahasiswa Indonesia (SMI). Sekitar pukul setengah tujuh malam massa mulai berkumpul di sekitar Plaza Indonesia. Tepat pukul setengah delapan korlap mulai mengkondisikan massa aksi untuk memulai acara. Obor mulai dinyalakan dan massa berjalan memutari bundaran Hotel Indonesia. Setelah itu massa mengambil tempat di salah satu bagian bundaran dekat air mancur, dan memulai panggung budaya. Beberapa seniman buruh mengisi kegiatan ini, antara lain dari organisasi budaya Sebumi dan Comrade Band.

Sementara di tempat terpisah, Sekjen Federasi Nasional Perjuangan Buruh Indonesia (FNPBI), Desi Arisanti, menyatakan bahwa pada May Day kali ini FNPBI menggabungkan barisan bersama kawan-kawan PPRI. Dikatakan, FNPBI telah menginstruksikan aksi serentak di kota-kota di Indonesia. “Pada perayaan May Day kali ini kita masih mengusung isu yang sama, yaitu perlawanan terhadap neoliberalisme atau imperialisme modern beserta dampak-dampaknya terhadap Kaum Buruh dan Rakyat Indonesia.”

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut