Polisi Bubarkan Paksa Demo Mengecam Calon Kapolri, Timur Pradopo

SUKABUMI: Pihak kepolisian tiba-tiba menyerang dan membubarkan aksi demonstrasi damai mahasiswa ketika mahasiswa berusaha membakar ban sebagai bentuk protes atas pencalonan Timur Pradopo sebagai Kapolri (6/10).

Menurut laporan koresponden Berdikari Online, penyerangan dilakukan secara tiba-tiba dan disertai dengan pemukulan. “puluhan aktivis dipukuli, dan seorang lagi berusaha diamankan ke mobil polisi.”

Ditambahkan pula, polisi lalu lintas di tempat kejadian turut melakukan pemukulan terhadap para aktivis ini.

Sebelumnya, puluhan mahasiswa dari Forum Lintas Organisasi menggelar aksi protes terkait keputusan Presiden SBY yang mencalonkan Komjen Pol Timur Pradopo.

Aksi diawali di kantor DPRD Sukabumi dan rencananya akan dilanjut ke Markas Polres Sukabumi. Namun, saat berhenti sejenak di Bundaran Tugu Adipura Sukabumi, mahasiswa tiba-tiba diserang aparat kepolisian.

Menurut mahasiswa, Timur Pradopo merupakan sosok yang “berlumuran darah”, sehubungan dengan keterkaitannya dalam tragedi Trisakti dan perjuangan mahasiswa menuntut reformasi.

Mahasiswa menilai, alasan penunjukan ini kental dengan aroma kepentingan politik alias nepotisme.

Terkait aksi pemukulan ini, mahasiswa berencana akan menggelar aksi besar-besaran, sekaligus menuntut pertanggung jawab Polisi terkait pemukulan itu dan menuntut Kapolres Sukabumu segera mengundurkan diri. (Rozak Daud)

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut
  • angga sangsara

    Kenapa mesti repot-repot pake demo segala macam, namanya demo mana ada yang damai. Demo ya tetap demo dan membuang-buang kreatifitas yang tak berguna sama sekali.