Petani Plasma Rebut Kembali Lahan Mereka

Selasa, 1 Juni 2010 | 22.51 WIB | Kabar Rakyat

LAMBAR, Berdikari Online: Para petani dari Plasma dari empat kecamatan, yaitu Pesisir selatan, Ngambur, Bengkunat, Bengkunat Belimbing, kira-kira berjumlah 700 orang petani, melakukan aksi pendudukan kembali lahan-lahan mereka dari tangan PT. Karya Canggih Mandiri Utama (KCMU), Selasa (1/6).

Sebelumnya, menurut Kadek Artawan, pimpinan aksi pendudukan lahan ini, pihak petani sudah menuntut PT. KCMU untuk menjalankan konversi lahan secara damai, namun tuntutan ini terus-menerus diabaikan pihak perusahaan.

Akhirnya, setelah berkali-kali petani plasma menggelar aksi dan meminta dialog, para petani menjalankan aksi pendudukan kembali (reclaiming). Para petani mulai bekerja di lahan tersebut dan memanen sendiri hasil sawitnya.

Para petani berharap, pihak PT.KCMU segera mengembalikan sertifikat lahan milik para petani yang selama ini tertahan karena alasan hutang piutang. Padahal, dari pendapat para petani, mereka sudah membayar berulang-kali kredit dimaksud, tapi mereka tidak pernah diberi surat bukti pembayaran dan diberitahu jumlah utang yang sebenarnya.

Terkait aksi ini, para petani mengharapkan dukungan politis dari Pemda setempat, berupa pengakuan terhadap aksi pendudukan lahan petani. Selain itu, pihak petani juga masih mengharapkan “keinsyafan” pihak PT.KCMU untuk segera menyelesaikan masalah ini. (Ulfa)

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut