Petani Ogan Ilir Datangi Kantor PTPN VII Di Bandar Lampung

Sekitar 70-an petani dari Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, yang sedang menggelar aks jalan kaki ke Jakarta, menyempatkan menggelar aksi massa di depan kantor PTPN VII di kota Bandar Lampung, Rabu (20/11/2013).

Dalam aksinya para petani mendesak PTPN VII segera mengembalikan lahan seluas 13 ribu hektar yang dirampas perusahaan milik negara itu sejak tahun 1980-an.

Di depan kantor PTPN VII tersebut para petani menggelar mimbar bebas. Tak hanya itu, para petani juga membacakan Doa bersama. Namun, sekitar 4 jam lamanya petani menggelar aksi mimbar bebas, tak satupun pejabat PTPN VII yang keluar menemui massa aksi.

Akhirnya, petani pun memilih untuk kembali ke tempat istirahat mereka, yakni kantor LMND Lampung. Menurut rencana, para petani akan kembali mendatangi kantor PTPN VII besok.

“Kami akan melakukan aksi tiga hari berturut-turut di sana. Setelah itu, kami akan langsung melanjutkan aksi jalan kaki ke Jakarta untuk mendatangi kantor Kementerian BUMN,” ujarnya.

Selain diikuti para petani, aksi massa di depan kantor PTPN VII ini juga didukung oleh puluhan aktivis pergerakan rakyat di Bandar Lampung, seperti Partai Rakyat Demokratik (PRD), Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND), Serikat Rakyat Miskin Indonesia (SRMI), dan mahasiswa UBL.

Selain menggelar aksi di depan PTPN VII, pagi-pagi sekali, sekitar pukul 07.00 WIB, para petani juga menggelar mimbar bebas di depan kampus UBL. Mereka disana bergabung bersama aktivis dari PRD, LMND, SRMI, dan mahasiswa UBL. Namun demikian, mimbar bebas hanya berlangsung singkat.

Kondisi Petani

Memasuki hari ke-11,  kondisi fisik petani Ogan Ilir peserta aksi jalan kaki (Long March) ke Jakarta ini mengalami penurunan. Beberapa orang mengalami kelelahan.

Menurut Reza, ada tiga orang petani yang dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah Lampung, yaitu: Heri (23 thn), Al Hafidz (24) dan Dodi (54 thn). Hafidz mengalami luka berupa kaki bengkak, sedangkan Dodi mengalami muntah-muntah dan kemudian pingsan. Namun, kondisi terakhir para petani itu mulai membaik.

Reza juga mengungkapkan, besok (21/11) pagi akan ada penambahan peserta aksi sebanyak 7 orang dari Desa Seri Bandung, kecamatan Tanjung Batu, Ogan Ilir.

Kemudian, pada hari Sabtu (23/11), petani Ogan Ilir ini kembali akan melanjutkan aksi jalan kakinya menuju Jakarta. Jumlah keseluruhan peserta aksi jalan kaki saat ini adalah 72 orang.

Ulfa Ilyas

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut