Petani Jambi Siapkan ‘Aksi Jalan Kaki’ Jambi-Jakarta (1000 Km)

Minggu depan, 12 Desember 2012, ratusan petani Jambi akan melakukan aksi jalan kaki (long march) dari Jambi ke Jakarta. Aksi jalan kaki itu diperkirakan akan menempuh jarak kurang lebih 1000-an kilometer.

Rencananya, petani akan memulai aksi jalan kaki ini dari depan Kantor Dinas Kehutanan (Dishut) Provinsi Jambi. Lalu, petani akan mulai berjalan kaki dengan berbaris rapi melalui 20-an kota di sepanjang Jambi, Sumatera Selatan, Lampung, dan Banten.

Ada pun tempat-tempat yang akan dilalui petani, seperti Simpang Tempino, Banyu Lincir (Sumsel), Sungai Lilin (Sumsel), Betung (Sumsel), Palembang (Sumsel), Ogan Komering Ulu (Sumsel), Ogan Komering Ilir (Sumsel), Mesuji (Lampung), Tulang Bawang (Lampung), Pesawaran (Lampung), Bandar Lampung (Lampung), Kalianda (Lampung), Bakauheni (Lampung), Merak (Banten), Cilegon (Banten), Serang (Banten), Tangeran (Banten) dan Jakarta.

Rencananya, begitu sampai di Jakarta, massa petani ini akan langsung menuju ke depan Istana Negara. Tak hanya itu, ratusan petani Jambi yang sudah di Jakarta bersama dengan PRD, SRMI, STN, LMND, dan FNPBI akan melakukan penyambutan besar-besaran terhadap “pejuang petani” ini.

‘Ini adalah momen perjuangan bersejarah bagi petani Indonesia. Saya rasa, sejak rezim orde baru hingga sekarang, nasib kaum tani tidak pernah diperhatikan. Tanah-tanah kami dirampas paksa oleh kapitalis,” kata Ketua Partai Rakyat Demokratik (PRD) Jambi, Mawardi Pustem, kepada Berdikari Online.

Mawardi menjelaskan, aksi “jalan kaki” Jambi-Jakarta sejauh 1000 kilometer ini akan menjadi aksi kampanye petani untuk memperjuangkan tanah untuk rakyat dan penyelesaian konflik agraria akhir-akhir ini.

“Di sepanjang jalan, kami akan berkampanye kepada rakyat banyak. Kami juga akan menyebar selebaran terkait perjuangan kami,” katanya.

Membawa Empat Tuntutan Pokok

Aksi jalan kaki petani ini akan membawa tema “Aksi Jalan Kaki Petani dari Jambi Ke Jakarta untuk Menuntut Tanah Untuk Rakyat”.

Ada empat tuntutan pokok yang akan diusung oleh aksi ini:

Pertama, menuntut pemerintah segera melaksanakan pasal 33 UUD 1945.

Kedua, menuntut pemerintah melaksanakan UU Pokok Agraria (UUPA) tahun 1960.

Ketiga, menuntut pengembalian tanah petani (Suku Anak Dalam, Kunangan Jaya II, dan Mekar Jaya) yang dirampas oleh perusahaan.

Keempat, menuntut pencopotan Menteri Kehutanan (Menhut) RI Zulkifli Hasan

Tahap Persiapan

Dalam minggu ini, PRD dan STN Jambi sedang mempersiapkan berbagai kebutuhan teknis untuk aksi long-march itu, seperti obat-obatan, logistik, dan lain-lain.

Menurut Mawardi, seratusan petani sudah mendaftarkan diri sebagai relawan. Saat ini mereka sedang mempersiapkan kondisi fisik sebelum memulai aksi jalan kaki minggu depan.

“Para petani banyak yang mendaftar sebagai relawan. Jumlah pendaftar sudah mencapai ratusan. Ini merupakan bentuk tekad petani untuk memperjuangkan kembali hak-haknya dirampas perusahaan,” kata Ketua Partai Rakyat Demokratik (PRD) Jambi, Mawardi Pustem, kepada Berdikari Online.

Mahesa Danu

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut