Pesan idul Fitri 1431: Korupsi dan Nasionalisme Jadi Seruan Di Hari Kemenangan

Yogyakarta: Ketum PP Muhammadiyah, Din Syamsuddin, saat menjadi khatib salat Id di Yogyakarta, Jumat (10/9), menjadikan persoalan korupsi sebagai salah satu tema penting dalam khotbahnya.

Menurutnya, Salah satu persoalan bangsa ini adalah masih merajalelanya korupsi, sehingga umat islam harus menjadikannya sebagai musuh bangsa yang harus diperangi.

Merajalelanya korupsi, makelar kasus, pornografi dan kejahiliyahan lain di negeri ini, kita harus ikut menanggulanginya demi kemajuan bangsa,” katanya seperti dikutip koresponden Berdikari Online.

Dia menjelaskan, perubahan harus dimulai dari umat islam, sebagai komunitas paling besar di bangsa ini, untuk memajukan bangsa dan negara Indonesia. “Umat Islam Indonesia harus melahirkan Jamaah Islamiyah yang berkualitas, agar juga melahirkan khairul Ummah setelah Idul Fitri,” Ujar Din Syamsuddin mengingatkan para Jemaah Sholat Id.

Selain itu, Din Syamsuddin juga menyinggung persoalan kemiskinan di bangsa ini, dan menyerukan agar umat islam berjuang meninggalkan kemiskinan karena Indonesia memiliki sumber daya alam yang luar biasa banyaknya.

Nasionalisme Berlandaskan Keadilan

Sementara itu, ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD, yang menjadi khatib shalat Id Masjid Agung Jawa Tengah, Semarang, mengulas persoalan kedaulatan bangsa dan nasionalisme.

Menurutnya, persoalan kedaulatan suatu bangsa tidak bisa lagi ditonjolkan dengan senjata, melainkan dengan pembangunan sosial ekonomi yang berlandaskan keadilan.

“Jika keadilan tidak bisa ditegakkan, maka pastinya negara itu akan hancur,” tegasnya kepada ribuan jamaah sholat Id.

Mahfud mengingatkan, bahwa sejarah dunia telah mencatat kehancuran berbagai negara yang disebabkan oleh ketidakadilan.

Selain itu, Mahfud MD mengajak umat islam untuk kembali pada kesucian (fitri). “Kita yang berniat untuk berkumpul di masjid hari ini harus kembali ke kebaikan yang fitri,” katanya. (Rh/Ulf/Ks)

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut