Perusahaan Tutup Jalan Menuju Desa di Karawang

Berbagai cara ditempuh oleh PT Pertiwi Lestari untuk mengusir paksa petani di beberapa desa di Telukjambe Barat, Karawang, Jawa Barat. Mulai dari intimidasi hingga upaya isolasi.

Sejak Selasa (27/9/2016), akses jalan menuju sejumlah desa di Telukjambe Barat ditutup. 30-an aparat keamanan, yakni Brimob dan Satpam, memasang portal untuk memblokade jalan.

Akibatnya, warga kesulitan untuk keluar dan masuk kampung. Tidak hanya itu, anak-anak sekolah juga terhambat untuk sampai di sekolah.

Aksi menutup jalan itu membuat warga desa marah. Mereka mendatangi portal dijaga oleh Satpam dan Brimob. Adu mulut pun tak terhindarkan.

“Ini bukti kalau negara makin tidak berkuasa di hadapan pemilik modal. Buktinya, aparat negara turut memblokade jalan itu dengan portal,” kata Ketua Umum Serikat Tani Nasional (STN), Ahmad Rifai.

Rifai mempertanyakan kehadiran negara dalam melindungi kepentingan rakyatnya. Dia juga mempertanyakan sikap Bupati dan DPRD Karawang yang tidak bisa berbuat apa-apa untuk melindungi warganya.

“Bupati, DPRD, Camat, Kades seolah tidak bisa berbuat apapun. Mereka sudah takluk di bawah kuasa pemilik modal,” tegasnya.

Upaya PT Pertiwi Lestari mengisolasi petani di sejumlah desa di TelukJambe Barat bukan kali ini saja. Sebelumnya, pada awal September 2016, pasokan air ke desa di Telukjambe juga diputus. Akibatnya, warga desa kesulitan mengakses air untuk kebutuhan hidup.

Willy Soeharli

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut