Peringati Malari; Mahasiswa Lampung Turun Ke Jalan

Puluhan massa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa dan Pemuda se-Lampung menggelar aksi longmarch, Senin (16/01). Mereka memulai aksinya  dari Hotel Sheraton menuju Kantor Gubernur Lampung. Aksi tersebut dimaksudkan untuk memperingati Malapetaka Lima Belas Januari atau sering disebut sebagai Peristiwa Malari.

Dalam aksinya para mahasiswa menuntut kepada pemerintah untuk menegakkan kedaulatan bangsa. Valentinus Andi,  koordinator lapangan aksi, dalam orasinya menegaskan bahwa pemerintahan SBY Budiono harus segera menghentikan sistem neoliberalisme yang telah membuat hancurnya industrialisasi nasional. Lebih jauh Andi menegaskan pemerintah harus segera membangun kemandirian bangsa.

Senada dengan Andi, Isnan Subkhi, ketua Wilayah LMND Lampung, menyatakan akar persolan pokok bangsa ini sejak dari peristiwa Malari sampai sekarang masih sama, yaitu sistem kapitalisme dengan modal asingnya yang menghancurkan setiap sendi kehidupan bangsa. “ Konflik agraria di indonesia yang tengah terjadi saat ini juga diakibatkan oleh modal asing,” terang Isnan.

Isnan juga menambahkan agar  Hak atas Tanah untuk Masyarakat Persoalan Agraria harus segera di selesaikan oleh Pemerintah Provinsi Lampung, “segera selesaikan persoalan agraria dengan melaksanakan UUPA 1960 dan bentuk Panitia Nasional Penyelesaian Konflik Agrarian”. Tegasnya.

Gerakan Mahasiswa dan Pemuda se-Lampung adalah gabungan dari LMND, GMKI, GMNI,HUMANIKA, KMHDI, KAMMI, PMII dan PMKRI.

 

Togar Klan Harahap

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut