Peringati Hari Anak Nasional, Kampung Ilmu Angkat Tema ‘Bhineka Tunggal Ika’

Dalam rangka peringatan Hari Anak Nasional, 23 Juli lalu, Komunitas Kampung Ilmu menggelar pertunjukan ‘wayang potehi’ atau ‘wayang titi’.

Wayang potehi adalah salah satu jenis wayang khas Tiongkok. Konon, wayang ini dibawa oleh perantau-perantau Tiongkok di masa lampau, lalu kemudian menjadi salah satu jenis kesenian tradisional Indnonesia.

Acara ini terselenggara berkat kerjasama antara Komunitas Kampung Ilmu dan PSMTI (Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia). Hadir juga dalam acara ini tokoh masyarakat Tionghoa, Hendy Prayogo.

Koordinator Kampung Ilmu Budi Santoso menjelaskan bahwa kegiatan ini dimaksudkan untuk memperkuat keakraban diantara seluruh rakyat Indonesia yang berasal dari berbagai suku dan etnis, termasuk Tionghoa. “Kita punya prinsip bhineka tunggal kita. Saya rasa itu perlu dikembangkan dan diperkuat,” katanya.

Budi Santoso, yang juga dikenal sebagai Ketua PRD Jatim ini, menegaskan bahwa penerapan prinsip bhineka tunggal ika merupakan dasar untuk menggalang persatuan nasional melawan imperialisme.

Selain dihadiri oleh komunitas kampung ilmu dan Tionghoa, acara ini juga dihadiri oleh ratusan anak SD dari sejumlah sekolah di Surabaya. Anak-anak itu terlihat sangat menikmati acara ini.

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut