Perempuan Cantik Yang Memimpin Perlawanan Mahasiswa

Jalan-jalan di kota Santiago, ibukota Chile, penuh sesak dengan barisan panjang mahasiswa, buruh, dan aktivis gerakan sosial. Sudah sebulan lebih mahasiswa dan rakyat menentang rencana privatisasi pendidikan.

Sesekali, dalam bagian aksi yang lain, terlihat sejumlah mahasiswa terlibat pertempuran dengan polisi. Polisi berusaha membubarkan aksi protes mahasiswa dengan semprotan air dan tembakan gas air mata. Sebaliknya, mahasiswa memberikan perlawanan yang tak kalah hebatnya: lemparan batu, memasang barikade, hingga bom Molotov.

Di tengah-tengah aksi protes, tampak seorang perempuan cantik dikerubuti oleh wartawan. Perempuan cantik itu bernama Camila Vallejo. Dia adalah Presiden Federasi Mahasiswa Universitas Chile (FECh). Rambutnya panjang agak berombak. Dan, seperti kebanyakan pemuda lainnya, Ia menindik hidungnya.

Dalam sebulan terakhir, nama mahasiswa geografi ini menghiasi pemberitaan berbagai koran dan media online di Chile dan luar negeri. Ia juga sibuk memenuhi undangan wawancara dari berbagai stasiun TV.

Namanya memang cukup fenomenal. Ia adalah perempuan kedua yang menduduki jabatan presiden Federasi Mahasiswa Universitas Chile. Pendahulunya adalah Marisol Prado, seorang militan komunis, yang menjabat antara tahun 1997-1998.

Dalam pemilihan November tahun lalu, Camila menyingkirkan empat orang pesaingnya. Selain dikenal sebagai aktivis pemuda komunis, Camila juga dikenal sangat aktif bekerja sama dengan gerakan sosial, bahkan pernah menjadi sukarelawan saat Chile diguncang gempa tahun 2009 lalu.

Konon, karena kepiawaiannya saat berdebat di TV, banyak pemuda tergila-gila padanya. Salah seorang pemuda yang tergila-gila itu adalah Gustavo Bombal. Demi memperlihatkan cintanya kepada Camila, Gustavo sampai membuat surat cinta secara terbuka dan menciptakan sebuah lagu.

Ia sering dianggap percampuran antara bunda Teresa dan Che Guevara; satu sisi, dia sangat humanis, tetapi pada sisi lain, dia adalah seorang revolusioner. Tetapi media-media arus utama lebih senang mencap-nya sebagai ‘perempuan komunis’.

Tidak hanya dalam protes menentang privatisasi pendidikan, Camila juga memimpin teman-temannya menentang kunjungan Obama ke Chile pada maret lalu. Camila mengecam kebijakan peraih nobel perdamaian 2009 itu terkait intervensi amerika di timur tengah, Libya, dan Amerika Latin.

>>>

Federasi Mahasiswa Universitas Chile (FECh) merupakan salah satu organisasi mahasiswa tertua di Chile. Organisasi ini berdiri di permulaan fajar abad ke-20, di tengah-tengah kebangkitan gerakan mahasiswa Amerika latin.

Sejak awal berdirinya, organisasi mahasiswa ini tidaklah ekslusif; aktivis-aktivisnya sangat dekat dengan tradisi gerakan klas pekerja. Mereka juga sudah menjadi gerakan politik dan berkomitmen untuk perubahan sosial sejak awal berdirinya.

Ketika revolusi rusia berkobar di tahun 1917, organisasi ini pun terkena pengaruhnya. Itu sebabnya banyak aktifis FECh sangat dekat dengan tradisi sosialis, lalu sebagian lagi dekat dengan tradisi anarkisme.

Pada tahun 1930-an, FECh bergabung dengan gerakan mahasiswa lainnya dalam melawan rejim diktator Carlos Ibanez.

Pada tahun 1970, ketika Salvador Allende menjadi presiden, FECh turut larut dalam kehidupan revolusioner bersama rakyat Chile lainnya. Ini juga yang memicu konfrontasi internal di organisasi ini, dimana kelompok Kristen demokratnya mendirikan sayap sendiri.

11 september 1973 meletus kudeta sayap kanan di Chile.  Augusto Pinochet, seorang pemimpin militer kanan yang melancarkan kudeta, segera memerintahkan pembubaran organisasi ini dan menangkap para pemimpinnya.

Sejak itu, pihak diktator militer berusaha memasang orang-orangnya di kepemimpinan FECH, tetapi mendapat penentangan sangat kuat dari dalam. Organisasi ini baru mulai pulih kembali setelah kediktatoran Pinochet berakhir.

>>>

Upaya pemerintahan Sebastian Pinera untuk memprivatisasi pendidikan Chile menemui jalan buntu. Mahasiswa, didukung oleh para dosen, serikat guru, serikat buruh, dan politisi sayap kiri, telah melakukan perlawanan hebat.

Pada 16 Juni lalu, sebuah protes besar meletus di Santiago, Chile. Media lokal menyebut jumlah demonstran mencapai 150.000 orang. Mereka memenuhi jalan-jalan di kota Santiago.

Selain FECh, organisasi lain yang terlibat protes adalah Federasi Mahasiswa Universitas Chile (DATE), Federasi Mahasiswa Universitas Katolik (FEUC), Partai Komunis Chile (PCC), Partai Sosialis Chile (PSC), dan Gerakan Sosialis Lebar (MAS).

Lalu, pada 25 juni lalu, mahasiswa kembali memenuhi jalan-jalan kota Santiago. Kali ini mahasiswa memperagakan aksi yang sangat menarik: mahasiswa memakai pakaian hantu golbin, bergaya seperti manusia zombie, lalu menari ala Michael Jackson. “Inilah hasil pendidikan ala Pinera (Presiden Chile, red). Mereka melahirkan manusia busuk dan mati,” kata mahasiswa.

Dan, siang (30/6) tadi, ratusan ribu mahasiswa Chile kembali menggelar pemogokan nasional. Mereka menyerukan perlawanan terhadap sistim pendidikan yang hanya mau menumpuk laba.

Selain aksi massa, mahasiswa juga melakukan gerakan pengambil-alihan sekolah-sekolah dan universitas. Setidaknya sudah ada 206 sekolah tinggi dan universitas yang diduduki oleh mahasiswa. Sebagian besar kampus yang diduduki itu berada di kota metropolitan Santiago.

Camila Vallejo, seperti juga banyak mahasiswa Chile lainnya, bermimpi mengembalikan kesuksesan “gerakan penguin” di tahun 2006.  Disebut penguin karena pakaian seragam para pelajar dan mahasiswa sama dengan warna penguin. Saat itu, jutaan mahasiswa dan pelajar berbaris di jalan-jalan, sebagian lagi mengambil-alih dan menduduki sekolah-sekolah dan universitas di seluruh negeri,  dengan tuntutan: menghentikan neoliberalisme di sektor pendidikan.

Minggu lalu, negosiasi antara perwakilan mahasiswa dan menteri pendidikan menemui jalan buntu. Menteri pendidikan mau menambah anggaran, tetapi mahasiswa menginginkan tuntutan yang lebih mendasar: penghentian agenda privatisasi dan pendidikan di Chile harus dikembalikan sebagai hak universal.

*) Penulis adalah mantan aktivis mahasiswa dan sekarang bekerja sebagai ghost-writer.

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut
  • good motivation…

  • Andreas Kusumajaya

    Wanita Komunis! Tipe ana banget lah he9x. Jika ada Wanita seperti itu di Indonesia ana jamin dia bakal jadi pacar ana. Il Comunismo E’ L’ Amore!! UUURRRRRRAAAAAAAAA!!