Penumpasan Korupsi Besar-besaran Diumumkan Di Tiongkok

BEIJING: Sebuah tindakan keras terhadap koruptor diumumkan di Tiongkok pada hari Minggu (11/7) sebagai regulasi yang targetnya adalah pejabat tingkat menengah dalam pemerintahan negara dan perusahaan swasta, diberlakukan.

Pejabat korup merupakan keresahan umum rakyat dan dianggap oleh Partai Komunis Tiongkok (PKT) sebagai ancaman utama terhadap stablilitas politik.

Aturan baru, yang cerminnya sudah dipraktekkan pada bulan April untuk pejabat senior PKT, didesain untuk mencegah pendapatan illegal dicuci atas nama pasangan (suami/istri) atau keluarga dekat koruptor.
Perubahan status perkawinan, kekayaan personal termasuk kepemilikan dan investasi dan aktivitas bisnis dari pasangan (suami/istri) dan anak sekarang harus diumumkan.

Orang diluar keanggotaan partai dan mereka yang bekerja di perusahaan negara termasuk dalalm peraturan keras ini, dengan hukuman bagi mereka yang gagal memberikan informasi seputar kritik dalam “karung”.

Peraturan ini juga mengharuskan organisasi partai PKT di semua tingkatan untuk memperkuat manajemen dan pengawasan terhadap para pejabat, untuk memastikan tindakan tersebut dilaksanakan.

Media pemerintah menggambarkan aturan baru ini sebagai “sebuah langkah penting untuk memastikan disiplin diri yang ketat untuk partai dan pejabat pemerintah dan memperbaiki pengawasan intra-partai.”

Ketika negara Tiongkok dan pejabat partai yang ditemukan korupsi mendapatkan sanksi berat yang sangat parah, dicontohkan dengan direktur pengawasan obat terlarang dan makanan Tiongkok yang telah dieksekusi tiga tahun lalu karena telah menyetujui peredaran obat palsu mematikan dengan mendapatkan imbalan uang. (Rh)

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut