Pendidikan Itu Hak Setiap Warga Negara

Salah satu tujuan nasional kita sebagai sebuah bangsa adalah mencerdaskan kehidupan bangsa. Hal itu termaktub di dalam pembukaan Undang-Undang Dasar 1945.

Hal itu diungkapkan oleh Sekretaris Jenderal Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND), Edi Susilo, dalam diskusi bertajuk “Sistem Pendidikan Gratis, Modern, Ilmiah” di kampus IAIN Raden Fatah Palembang, Sumatera Selatan, Senin (2/9/2013).

Menurut Edi, salah bentuk realisasi dari amanat pembukaan UUD 1945 itu adalah menyelenggarakan pendidikan nasional yang bisa diakses oleh seluruh rakyat dengan kualitas yang sama.

“Kalau mau pendidikan bisa diakses oleh seluruh rakyat, maka pendidikan harus digratiskan. Dengan begitu, rakyat miskin pun bisa mengakses pendidikan,” kata Edi.

Edi menyatakan bahwa program pendidikan gratis sangat tergantung pada politik pemerintah. Baginya, jika politik anggaran pemerintah memihak pendidikan, maka pendidikan gratis bukan hal yang mustahil untuk dilakukan.

Selama ini, katanya, politik anggaran pemerintah lebih banyak memihak pada birokrasi. Ia mengungkapkan, banyak sekali kabupaten/kota di Indonesia menghabiskan 60% hingga 80% APBD-nya untuk membiayai aparatus birokrasi.

Hal senada juga disampaikan oleh Dekan Fakultas Tarbiyah IAIN Raden Fatah, Dr. Kasinyo Harto. Menurutnya, amanat pembukaan UUD 1945 sudah sangat jelas, bahwa setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan yang layak.

Perwakilan dari Dinas Pendidikan Sumatera Selatan, Sutarman, membeberkan komitmen Pemda Sumsel untuk mencerdaskan kehidupan bangsa melalui program pendidikan gratis.

Ia menjelaskan, program pendidikan gratis sudah berjalan di Sumsel sejak tahun 2009. Untuk tahun ini, pemerintah Sumsel menganggarkan Rp 460 milyar untuk menopang pelaksanaan program pendidikan gratis ini.

Ia juga membeberkan, pada tahun 2015 mendatang, pemerintah Sumsel akan beranjak pada program kuliah gratis. Menurutnya, dukungan dan antusiasme masyarakat Sumsel terhadap program ini sangat besar.

Sementara itu, Yudha Pratomo, yang mewakili Karang Taruna Sumsel, menenkankan perlunya pendidikan yang membentuk jiwa sosial sehingga peka terhadap berbagai persoalan masyarakat di sekitarnya.

Fuad Kurniawan

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut