Penangkapan Aktivis Warnai Peringatan Hari Anti-korupsi Di Jakarta

Di tengah riuhnya demonstrasi berbagai elemen pergerakan merespon Hari Anti-korupsi Se-dunia di Kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), di Jakarta, Polisi menangkap dua orang mahasiswa lantaran berusaha menurunkan bendera merah-putih.

Kedua mahasiswa ini, yaitu Ahmad Zaki dan Panji, langsung di bawa ke Mapolres Jakarta Selatan. Keduanya diketahui anggota Himpunan Mahasiswa Islam (HMI).

Tidak hanya itu, dua aktivis lainnya, yaitu Lubis dari elemen Rakyat Bergerak dan Kamaruddin dari FRAKSI, juga ditangkap Polisi setelah berusaha membakar keranda di depan kantor KPK.

Kericuhan lainnya terjadi saat 200-an massa dari berbagai organisasi, diantaranya Petisi 28, FAM Indonesia, LMND, BEM FISIP Unisma, PMII komisarita UIN, Repdem, dan Jamper, menggelar aksi duduk di tengah jalan.

Polisi memaksa demonstran untuk berdiri, sambil menarik dua orang demonstran, yang akhirnya memicu kemarahan massa aksi yang lainnya.

Tetapi bentrokan hanya berlangsung singkat karena para pemimpin aksi ini berusaha menenangkan massa yang marah.

Pamor KPK Kian Merosot

Dari berbagai organsiasi pergerakan yang menggelar aksi di depan Kantor KPK, pada umumnya mereka menganggap bahwa kinerja KPK telah menurun drastis.

Mereka mempertanyakan kinerja KPK dalam mengungkap sejumlah kasus korupsi besar, seperti kasus Bank Century, pengemplangan pajak, korupsi IT KPU, korupsi IPO Krakatau Steel, dan korupsi pimpinan Partai Demokrat.

“KPK telah membekukan kasus Bank Century. Kami takutkan bahwa kasus korupsi besar lainnya akan mengalami nasib serupa,” ujar seorang orator.

Sekjend LMND Agus Priyanto saat menyampaikan orasinya menegaskan soal langkah mundur KPK pasca DPR mengeluarkan rekomendasi mengenai pelanggaran hukum dalam kasus Bank Century.

Dengan mengubur kasus Century, Agus menganggap KPK telah menghianati harapan gerakan rakyat yang telah menyelamatkan lembaga ini dari upaya kriminalisasi.

Agus juga menantang KPK untuk berani membongkar berbagai dugaan korupsi yang melibatkan orang-orang di lingkungan istana, terutama Partai Demokrat dan orang-orang kepercayaan SBY.

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut