Pemuda Toraja Mengutuk Praktek Korupsi

Ratusan pemuda yang tergabung dalam Serikat Pemuda Toraja (SPT) menggelar aksi massa di kantor DPRD Tana Toraja, Sabtu (8/12/2012). Mereka mengecam berbagai praktek korupsi yang terus terjadi di Tanah Toraja.

“Korupsi merupakan penyakit yang harus kita perangi. Akibat praktek korupsi, keuangan daerah terus-menerus bocor. Anggaran untuk pembangunan dan belanja sosial pun berkurang,” kata Ketua SPT, Jens Batara Marewa.

Ia mengungkapkan, di kabupaten Tanah Toraja banyak sekali proyek bantuan sosial tidak sampai ke tangan rakyat. Praktek ini dimungkinkan karena macetnya penegakan hukum, tidak ada kontrol rakyat, dan hilangnya kepekaan pemimpin terhadap penderitaan rakyatnya.

Dalam orasinya, Jens meminta DPRD lebih aktif dalam mengontrol pengelolaan anggaran APBD. “Kita berharap, DPRD benar-benar mengontrol penggunaan APBD. Jangan sampai APBD itu hanya dipakai untuk memperkaya sekelompok pejabat,” tegasnya.

Disamping itu, Ia juga mendesak agar DPRD berperan aktif mengontrol sejumlah proyek pembangunan yang sedang berlangsung di Toraja, seperti pembangunan bandara, pembangunan objek wisata Burake, dan perbaikan jalan di Toraja Barat.

Dalam aksinya, aktivis SPT juga menggelar aksi teatrikal, yang menggambarkan penderitaan rakyat akibat korupsi dan pemerintahan yang lebih tunduk kepada kepentingan asing.

Andi Nursal

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut