Pemuda Dan Mahasiswa Toraja Tuntut UN Dihapus

Aksi massa Aliansi Pemuda, Mahasiswa dan Rakyat Toraja Peduli Pendidikan memperingati Hardiknas, Kamis (2/5/2013)

Ratusan massa aksi yang tergabung dalam Aliansi Pemuda, Mahasiswa dan Rakyat Toraja Peduli Pendidikan menggelar aksi massa di kantor Dinas Pendidikan Nasional (Diknas) Kabupaten Toraja, Kamis (2/5/2013).

Dalam aksinya, massa aksi mengeritik pelaksanaan Ujian Nasional (UN) yang amburadul. “Ini adalah tahun pelaksanaan UN paling buruk sepanjang sejarah,” kata Jens Batara Marewa, salah seorang orator.

Di Tanah Toraja, kata Jens, pelaksanaan UN sempat mengalami penundaan sehingga merugikan banyak siswa. Tak hanya itu, banyak sekolah hanya menggunakan kertas HVS untuk lembar jawaban.

“Pelaksanaan UN yang menghabiskan Rp 600 milyar ternyata kacau balau. Hasilnya juga sangat buruk. Kalau sudah begini, apa pantas UN terus diberlakukan,” ujarnya.

Selain soal UN, massa aksi juga mengeritik sertifikasi guru di Kabupaten Toraja yang tidak jelas. “Hingga tahun 2013 ini, masih banyak guru di Toraja yang belum mendapat sertifikasi,” ungkap Jens.

Ia juga mengeritik kekurangan tenaga guru di sejumlah sekolah di Tanah Toraja. Menurutnya, kekurangan tenaga guru itu berkontribusi pada terhambatnya proses belajar-mengajar.

Dalam aksinya, Aliansi pemuda dan mahasiswa ini juga menuntut transparansi penggunaan anggaran pendidikan di Tanah Toraja. Ia mengungkapkan, pengunaan dana BOS masih sering salah sasaran dan disalahgunakan.

Dalam aksinya, Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Toraja ini sempat membuat memorandum of understanding (MOU) dengan pihak Dinas Pendidikan setempat terkait tuntutan mereka.

Seusai menggelar aksi di kantor Dinas Pendidikan, massa aksi melanjutkan aksinya di kantor DPRD Toraja. Di sana mereka juga mendesak pihak DPRD untuk menandatangani MOU dengan Aliansi Pemuda dan Mahasiswa.

Aliansi ini merupakan gabungan dari sejumlah organisasi di Toraja, seperti DPM UKIT, BEM UKIT, SMF FKIP UKIT, HMPS Matematika, HMPS Bahasa Indonesia, HMPS Bahasa Inggris, HMPS PGSD, GMKI, PMKRI, Serikat Pemuda Toraja, LCC, dan HMMGS.

Mahesa Danu

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut