Pemimpin Partai Ultra-Kanan Perancis Ancam Gugat Madonna

Pemimpin partai ultra-kanan di Perancis, Marine Le Pen, mengancam akan menggugat Madonna atas penggunaan gambar wajah Le Pen dan dihubungkan dengan gambar swastika—lambang partai NAZI.

Kejadian itu berlangsung saat Madonna menggelar konsernya di Tel Aviv, Israel, ketika menyanyikan lagu “Nobody Knows Me”. Dalam konser itu, ada video yang menggambarkan wajah Le Pen dengan swastika di jidatnya.

Di video itu, ada juga wajah sejumlah tokoh dunia, seperti Paus Benediktus, pemimpin Tiongkok Hu Jintao, dan politisi AS Sarah Palin. Gambar Le pen sendiri muncul dengan diikuti oleh gambar Hitler.

Marine Le Pen, yang memimpin partai Front Nasional, mencari kemungkinan untuk menggugat Madonna. “Jika dia melakukan itu di perancis, kami akan menunggunya,” kata Le Pen.

Madonna, yang sudah berusia 53 tahun, direncanakan akan menghadiri konser di Paris pada 14 Juli, Hari nasional Perancis, dan di Nice pada tanggal 21 Agustus mendatang.

“Ini bisa pahami ketika penyanyi tua butuh publisitas sehingga mau melakukan hal yang ekstrem,” kata Le Pen.

Le Pen, seperti ditulis Guardian, berusaha menjauhkan partainya dari pendukung yang bersimpati kepada Nazi, yang diwariskan sendiri oleh ayahnya Jean-Marie Le Pen.

Partai Front Nasional sendiri menempati urusan ketiga di pemilu perancis, dengan mendapatkan 18% suara. Partai ini memainkan isu anti-imigran dan chauvinisme untuk mendulam suara dalam pemilu.

Raymond Samuel

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut