Pekerja VIVA.co.id Dirikan Serikat Pekerja

Meski sudah berusia 11 tahun, dan punya ratusan pekerja, baru sekarang ini portal berita vivanews.com—sekarang bernama VIVA.co.id—punya Serikat Pekerja.

Serikat pekerja yang didirikan oleh 11 karyawan ini diberinama Solidaritas Pekerja VIVA.co.id (SPV). Mulai diinisiasi sejak akhir Juni 2019, perkumpulan ini memenuhi syarat legal formal karena sudah didaftarkan di Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jakarta Timur.

“Pencatatan SPV oleh Dinas berwenang sudah ditandatangani pada 12 Juli 2019,” kata Setyo Andi Saputro, salah satu pendiri SPV, melalui siaran pers, Kamis (18/7/2019).

Setyo menceritakan, sejak berdirinya perusahaan media yang bernaung di bawah PT Viva Media Baru ini, karyawannya sudah punya keinginan mendirikan serikat pekerja.

Kemudian, seiring perkembangan bisnis media yang makin dinamis, kebutuhan adanya serikat pekerja makin tak terelakkan.

“Mencermati perkembangan tersebut, maka 11 karyawan VIVA.co.id bersepakat untuk mendirikan serikat pekerja,”ungkapnya.

Ia menegaskan, pendirian serikat pekerja di kalangan pekerja media merupakan pemenuhan hak-hak karyawan untuk berserikat, berkumpul, dan menyatakan pendapat, seperti dinyatakan dalam UU No. 21 Tahun 2000 tentang Serikat Pekerja/Serikat Buruh.

Hak untuk berserikat juga tercantum dalam UU No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan Pasal 104 ayat 1 yang berbunyi: Setiap pekerja/buruh berhak membentuk dan menjadi anggota serikat pekerja/serikat buruh.

“Ini juga mandat Pasal 24 UU No. 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia yang menyatakan bahwa setiap orang berhak untuk berkumpul, berapat, dan berserikat untuk maksud-maksud damai,” tegasnya.

Selanjutnya, Setyo mengungkapkan, SPV akan menjadi bagian dari dinamika perjalanan perusahaan dalam hubungan industrial dengan karyawan. SPV akan berusaha menciptakan dan mengembangkan kemitraan antarkaryawan dan antara karyawan dengan perusahaan. 

SPV juga akan melaksanakan fungsi sebagai mediator antara karyawan dengan perusahaan dalam rangka memajukan perusahaan, pemenuhan hak-hak karyawan, serta memberikan pendampingan atau advokasi terhadap karyawan, terkait isu ketenagakerjaan. 

Mahesa Danu

Share your vote!


Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid