Pedagang Makassar Mall Protes Pemukulan Oleh Oknum POM TNI-AL

MAKASSAR: Ratusan pedagang Makassar Mall mendatangi Markas POM TNI AL (POMAL) di Jalan Cakalang Makassar, Senin (27/9) memprotes kasus pemukulan sejumlah pedagang oleh oknum POMAL.

Para pedagang mengaku telah mendapat perlakuan kekerasan dari oknum POMAL, berupa pemukulan, penganiayaan, dan intimidasi. Dengan menyanyikan lagu-lagu dan mars perjuangan, massa berderap menuju kantor POMAL.

Namun, sebelum sampai di tujuan, mereka sudah dihadang oleh puluhan anggota POMAL yang membawa anjing pelacak. Meskipun begitu, para pedagang ini tetap menuntut bertemu dan bernegosiasi dengan pihak institusi POMAL. Pedagang, yang didampingi oleh Serikat Rakyat Miskin Indonesia (SRMI) akhirnya bersedia melakukan negosiasi.

Tetapi pihak POMAL kembali menghalang-halangi delegasi di depan pintu masuk, sambil meminta KTP dan lainnya. Ketua SRMI Sulsel, Wahida B Upa, yang memimpin delegasi para pedagang ini, menolak perlakukan pasukan jaga POMAL ini.

Karena itu, massa mengalihkan aksinya ke kantor DPRD Sulsel, untuk menyampaikan aspirasi dan menuntut pihak DPRD memberikan perlindungan kepada pedagang. Massa diterima oleh Komisi D DPRD Sulsel di ruang aspirasi.

Kepada komisi D, para pedagang ini menuntut agar pihak DPRD menyiapkan sebuah pertemuan antara tiga pihak, yaitu pedagang, pengelola, dan POMAL. Andi Mustaman, anggota DPRD yang menerima delegasi pedagang, menjanjikan akan mengagendakan pertemuan dalam waktu dekat ini. (Ulfa)

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut