Pedagang Korban Relokasi Mengadu Ke Anggota DPRD

Sejumlah pedagang Pasar Sarimalaha, Tidore, mendatangi DPRD Maluku Utara untuk mengadukan nasib mereka pasca direlokasi dari pasar lama, yaitu pasar Sarimalaha, ke tempat yang baru, PPI (Pusat Pendaratan Ikan) di Goto.

Para pedagang merasa dirugikan di lokasi pasar yang baru, sebab selain daya tampungnya yang sangat kecil, juga kurang strategis sehingga mempengaruhi jumlah keuntungan para pedagang.

Suhardi Toduho, jubir pedagang dan sekaligus ketua Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Tidore, menyebutkan bahwa sejak para pedagang dipindahkan ke lokasi yang baru, tingkat keuntungan mereka sangat berkurang.

Disamping itu, tambah Suhardi, pengalih-fungsian PPI Goto menjadi pasar tidak sesuai dengan rencana tata ruang Tidore kepulauan 2008-2030.

Menanggapi pengaduan para pedagang ini, pihak DPRD menjanjikan akan melakukan peninjauan ke lapangan, sebagai bahan untuk penyelesaian persoalan ini.

Salah seorang anggota DPRD, Wahyudin Abdul Hamid, SE, menegaskan bahwa pihaknya akan mempertemukan antara pedagang dengan Sultan Tidore, Walikota Tidore, dan Kapolres Tidore, untuk mencari penyelesaian bersama.

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut