PBB Memuji Keberhasilan Tiongkok Atasi Kemiskinan

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengatakan pada hari Selasa (21/9) bahwa Tiongkok telah berhasil secara drastis mengurangi kemiskinan dan kelaparan, memenuhi kebutuhan pendidikan dasar seluruh rakyat secara univerasil, dan mencegah kematian anak.

Hal itu diungkapkan di tengah para pemimpin dunia saat pertemuan puncak PBB, di New York, Minggu ini, untuk meninjau ulang pelaksanaan pemberantasan kemiskinan di seluruh dunia selama satu dekade ini.

Pada tahun 2000, para pemimpin dunia berkumpul dan menciptakan apa yang disebut “delapan kunci tujuan pembangunan millennium (MDGs) untuk membentuk negara paling miskin hingga 2015.

Koordinator PBB untuk Tiongkok Renata Dessallien menyatakan di Beijing, pada hari Selasa, bahwa Tiongkok telah mencapai tiga dari delapan tujuan, yaitu mengurangi jumlah orang yang hidup di bawah 1 USD perhari, menerapkan pendidikan universal untuk seluruh anak, dan mengurangi angka kematian bayi dua pertiga.

“Keberhasilan Tiongkok dalam mengangkat jutaan orang keluar dari kemiskinan adalah belum pernah terjadi sebelumnya,” kata Ms Dessallien.

Jumlah penduduk miskin di pedesaan telah turun dari 85 juta pada tahun 1990 menjadi 35.9 juta pada tahun 2009, turun dari 9,6% menjadi 3,8% dari seluruh penduduk pedesaan.

Dengan menggunakan ukuran internasional, yakni standari hidup dibawah 1 USD per-hari, persentase penduduk miskin di pedesaan turun dari 46% pada tahun 1990 menjadi 10.4% pada tahun 2005.

Pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi—rata-rata 9,9% selama tiga dekade terakhir—telah menjadi Tiongkok negara berkembang pertama yang mencapai pengurangan kemiskinan sebelum target 2015.

Seiring dengan pengurangan kemiskinan, Tiongkok juga berhasil menggratiskan biaya pendidikan dasar untuk seluruh anak-anak negerinya – 99,4 persen dari anak-anak Tiongkok yang terdaftar di sekolah dasar, menurut angka pemerintah.

Tiongkok juga membuat kemajuan dalam mengurangi kematian anak, yaitu mengurangi kematian anak sebesar dua pertiga di bawah usia lima. (MS/Rh)

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut