Pasokan BBM langka, Harga Sembako di Sigi Melonjak Naik

Harga kebutuhan dasa di pasar melonjak naik

Harga kebutuhan sembilan bahan pokok (Sembako) seperti beras, jagung, minyak goreng, daging sapi, telur ayam, dan susu, di pasar tradisional Kecamatan Dolo kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, sudah mulai melonjak naik hingga tembus harga rata-rara mencapai 66,67%.

Maryani (45) pedagang campuran yang biasa berjualan di pasar Dolo tiap hari Selasa dan Jum’at, menduga naiknya harga-harga kebutuhan pokok di pasar tradisional karena pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) langka, sehingga pasokan barang kebutuhan pokok jadi berkurang.

“Pasokannya kurang, mungkin karena BBM langka setau,” kata Maryani saat berbincang Selasa (11/11/2014) di Pasar Dolo.

Dari pantauan di lapangan, Beras yang pekan lalu dijual dengan harga 350ribu/50kg kini naik menjadi 390 ribu/50kg, sedangkan Jagung yang semula Rp 6.000 – Rp 7000/liter kini dijual Rp 10.000-Rp 12.000/liter.

Kenaikan harga juga terjadi pada minyak goreng curah, pekan lalu biasa dijual Rp 10.000/liter naik menjadi Rp 12.000/liter, sedangkan telur ayam ras ukuran sedang, biasanya perbutir dijual Rp 1.200, kini naik menjadi Rp 1.500/butir.

Demikian halnya dengan susu kental manis, merek cap enak, pekan lalu masih Rp 7.000/kaleng, kini naik menjadi Rp 9.000/kaleng, sedangkan susu merek bendera tadinya dijual Rp 10.000/kaleng, naik menjadi Rp 13.000/kaleng.

Sementara, cabe keriting dan cabe rawit yang pekan lalu masih seharga Rp 20.000/kg kini kompak mengalami kenaikan hingga 100% menjadi Rp 40.000/kg.

Hanya gula pasir yang sampai sekarang harganya masih setabil dengan harga jual Rp 11.000-Rp 12.000/kg dan garam beryodium bertahan di Rp 3000/bungkus.

Rudi Astika

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut