Owabra Peringati Hari AIDS Di Surabaya

Dalam rangka memperingati hari AIDS se-dunia, tujuh-puluhan aktivis dari Organisasi Wanita Pemberani (Owabra) di Surabaya menggelar aksi simpatik dan renungan di depan Gedung Grahadi Surabaya, malam ini (30/11).

“Kami menuntut penghentian diskriminasi terhadap penderita HIV/AIDS. Mereka juga manusia yang harus diperlakukan selayaknya manusia,” ujar Yuli, koordinator aksi OWABRA.

Yuli juga mendesak agar pemerintah memberikan perhatian terhadap para pengidap HIV/AIDS. Selain itu, ia juga mempersoalkan masih minimnya layanan kesehatan kepada para penderita HIV/AIDS.

Dalam aksinya, aktivis Owabra menyalakan 10 obor dan 15 lampu oblik. Lampu dan obor itu dipasang memanjang di sepanjang jalan depan gedung Grahadi. Para aktivis pun berbaris memanjang di dekat obor itu.

Sejumlah aktivis menyampaikan orasi secara bergantian. Sedangkan massa lainnya meneriakkan yel-yel “Jangan jauhi penderita HIV/AIDS” dan “Hentikan diskriminasi”.

Seusai menyampaikan orasinya, para aktivis pun turun ke jalanan untuk membagi-bagikan bunga kepada masyarakat pengguna jalan.

Sekitar pukul 20.00 WIB, para aktivis kembali berkumpul di sekitar obor dan menyanyikan lagu-lagu perjuangan. Mereka menutup aksi renungan ini dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya.

Menurut rencana, aksi peringatan Hari AIDS sedunia juga akan dilakukan oleh aktivis Gerakan Waria Indonesia (GWI) besok. Mereka akan menggelar aksi pembagian bunga di kebung binatang di Surabaya.

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut