Organisasi Komunitas adalah Pilar Sosialisme di Venezuela

Dengan rumah-rumah miring menuruni bukit dan cat tembok yang mengelupas, lingkungan La Vega mungkin terlihat serampangan, tapi penduduknya sangat terorganisir.

Sebagai salah satu dari 22 paroki di kota Caracas, La Vega adalah tempat bermukim bagi sekitar 150.000 orang. Di dalamnya terdapat ratusan dewan masyarakat (komunitas).

Pada tahun 2006, Hugo Chavez mengeluarkan peraturan untuk memberdayakan warga setempat dengan membentuk dewan komunitas-dewan komunitas yang dipilih berbasiskan lingkungan, yang membuat keputusan-keputusan untuk membantu masyarakat setempat menjalani kehidupan sehari-hari. Organisasi rakyat lokal semacam ini menjadi salah satu pilar revolusi Bolivarian Venezuela, yang mempercayakan kepada rakyat untuk menjalankan komunitas mereka sendiri dan membuat keputusan untuk kebutuhan mereka sendiri.

Jose Acosta, yang bertugas mengalokasikan dana untuk masing-masing proyek, mengatakan pada Telesur bahwa dewan-dewan ini penting dalam peran kemasyarakatan.

“Jika tidak ada organisasi, kita tidak punya apa-apa. Landasan dasar kita adalah organisasi. Melalui sensus, yang dilakukan dari rumah ke rumah, kita tahu berapa banyak keluarga hidup dalam sebuah komunitas, yang mana orangnya, dan apa kebutuhan mereka, sehingga membantu kita untuk memberikan tanggapan secara kelembagaan (negara),” katanya.

Keputusan-keputusan dibuat secara demokratis, dan harus disetujui oleh majelis warga yang bertemu setiap minggu.

“(Semua keputusan dibuat) dalam majelis warga. Semuanya melewati kekuatan rakyat, jika tidak (melewatinya) anda tidak dapat memulai proyek. Seluruh dasar kami adalah kekuatan rakyat,” kata Jose.

Di La Vega, dewan komunitas baru saja menyelesaikan pengerjaan paving jalan, yang sebelumnya hanya tumpukan puing-puing.

“Sekarang mobil dan bus dapat melewati jalan di sini dengan tenang,” kata anggota dewan komunitas, Aribis Yanes, kepada Telesur berbahasa Inggris.

Proyek lain yang sedang berlangsung adalah pembangunan tangga. Warga di bagian atas lingkungan tidak memiliki akses ke air, dan sampai sekarang telah menggunakan tanah sebagai tumpuan. Struktur tangga sepanjang 140 meter akan memungkinkan mereka untuk naik dan turun perbukitan dengan aman untuk mendapatkan air.

Sejalan dengan proyek infrastruktur, dewan-dewan ini juga berurusan dengan prakarsa sosial lainnya. Aribis mengepalai program untuk mendapatkan pasar Mercal keliling– pasar (Mercal) di mana makanan dijual dengan harga murah yang ditetapkan oleh negara – untuk mengunjungi lingkungan-lingkungan.

Karena dewan komunal – dewan komunal ini sebagian didanai oleh negara, mereka bisa kehilangan itu jika pemerintah tidak mencapai mayoritas dalam pemilu parlemen yang akan datang.

Diterjemahkan dari Telesur oleh Mardika Putera

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut